Tuesday, September 22, 2009

Memaknai Lebaran dengan Saling Berbagi

Euforia lebaran menjalar ke berbagai belahan dunia. Segenap keluarga beramai-ramai merayakan lebaran dengan caranya masing-masing. Ada yang siluturahmi ke rumah sanak saudara, ada yang sibuk memamerkan baju baru kepada khalayak, dan masih banyak juga yang memaknai lebaran sebagai momentum untuk memuaskan hawa nafsu yang 'terkekang' selama puasa.


Perputaran uangpun begitu cepat mengalir ke berbagai pusat perbelanjaan seperti mall, arena permainan, ataupun obyek wisata. Harga-hargapun sedemikian menggila mengikuti laju inflasi musiman akibat derasnya arus permintaan. Apakah memang demikian makna lebaran bagi sebagian besar bangsa Indonesia ? Dalam agama Islam seringkali kita diingatkan untuk selalu berbagi dengan sesama, mengikat tali silaturahmi dengan sesama, dan Rasulullah sangat membenci orang yang suka berlebih-lebihan.

Pernahkah kita berpikir bahwa masih banyak saudara-saudara kita yang masih mengais-ngais sisa-sisa makanan di tong sampah karena himpitan ekonomi. Pernahkah kita juga sekali-kali mengambil sudut pandang sebagai seorang anak yatim piatu di Palestina ataupun Irak yang  bekerja untuk mencari makan dibawah desingan suara roket, dalam setiap tidur selalu terjaga oleh suara sirine patroli yang memecah keheningan malam?Tentunya kita tak akan siap dengan kondisi seperti itu. Bila situasi semacam itu menimpa bangsa Indonesia, tentunya akan lebih banyak orang yang depresi dan bunuh diri akibat lemahnya iman dalam diri mereka,  lha wong gagal  pasca pemilihan anggota legislatif saja rumah sakit jiwa banyak yang menolak pasien akibat caleg yang depresi sudah melebihi kuota.

Maka sudah semestinya kita menahan segala nafsu duniawi kita, dan mulailah kita untuk belajar berbagi dengan sesama, bukannya membagi-bagikan rezeki kita untuk kantong-kantong para pengusaha mall. Dan marilah kita sama-sama menyadari, bahwa harta di dunia ini sifatnya sementara, hanya titipan yang nantinya akan dimintai pertanggungjawabannya.

0 komentar:

Post a Comment

Please leave your constructive comments and use polite manner

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...

Popular Posts

Share

Twitter Delicious Facebook Digg Stumbleupon Favorites More