Sunday, November 7, 2010

Tips dan Trik Memilih Kamera Digital

Memilih kamera digital tidaklah mudah bagi sebagian orang. Di pasaran muncul beragam merk kamera seperti Canon, Nikon, Olympus mulai dari yang murah hingga untuk ukuran profesional. agar anda punya gambaran dalam memilih kamera digital, berikut ini saya berikan tips-tipsnya :
  • Pilihlah merk kamera digital yang telah lama beredar di pasaran. Selain telah terbukti kehandalannya, kamera digital yang banyak digunakan biasanya dapat memberikan layanan purna jual yang lebih baik, seperti service dan ketersediaan spare part.
  • Apakah anda lebih suka dengan fitur sistem tombol (buttons) atau putar (scroll), sebagai pemindah setting pada menu di kamera digital?
  • Pertimbangkan ukuran lensa. Dengan ukuran lensa yang cukup, anda tidak akan kesulitan mengambil gambar pada jarak dekat dengan mendapatkan sudut pemotretan yang baik. Paling tidak kamera digital dengan ukuran lensa 28 mm yang seharusnya anda pilih.
  • Perhatikan apakah kamera digital yang anda pilih memiliki pegangan untuk jari-jari anda. Fitur ini memungkinkan anda menggunakan kamera digital dalam waktu yang cukup lama tanpa harus jari anda merasa pegal.
  • Jangan keliru dengan ukuran pixels. Kamera digital dengan perbedaan ukuran pixels antara 1~2 megapixels (mp), hasilnya agak sulit dibedakan. Sebagai contoh resolusi yang dihasilkan oleh kamera digital 8 mp dan 10 mp perbedaannya tidak signifikan.
  • Time lag yang cukup besar saat tombol anda pencet dengan saat kamera mengambil gambar tidak cocok bagi anda yang sering mengabadikan obyek yang bergerak (misalnya anak anda).
  • Tipe batere. Hindari membeli kamera digital dengan tipe batere khusus, sebaliknya pilihlah yang menggunakan tipe batere standar AA. Namun, saat ini kebanyakan kamera digital menggunakan batere yang dapat diisi ulang (rechargeable), jadi anda tidak perlu khawatir. Hanya saja kapasitas pemakain batere juga mesti jadi pertimbangan.
  • Pertimbangkan juga antara kualitas dan ukuran kamera digital. Kamera digital dengan lensa yang dapat dibongkar pasang, biasanya memiliki ukuran fisik lebih besar. Namun, ukuran yang lebih besar akan membuat harganya lebih tinggi.
  • Format Memory Card. Pilihlah memory card yang kompatibel dengan operating system di komputer anda. Minimal kompatibel dengan program Windows.
  • Jangan lupakan kelengkapan asesoris kamera digital seperti charger batere, kapasitas memory card, card reader, tas dan yang lainnya.
  • Hati-hati dengan fitur Zoom. Yang anda perlukan adalah Optical Zoom bukan Digital Zoom. Optical Zoom menggambarkan kemampuan lensa kamera dan bagian lainnya dari sebuah kamera digital untuk menangkap lebih banyak cahaya dan obyek secara lebih detail dari jarak yang cukup jauh. Digital Zoom hampir sama fungsinya seperti cropping tool.
  • Pastikan bahwa kamera digital yang anda pilih dilengkapi dengan fitur Image Stabilization. Dengan fitur ini gambar yang dihasilkan akan tetap bagus hasilnya meskipun obyek yang akan diabadikan bergerak dan atau kamera tidak dalam posisi stabil pada saat tombol ditekan.
  • Usahakan membeli langsung dari Dealer Resmi, jangan membeli di toko kamera atau supermarket! Mereka cenderung tidak bertanggungjawab bila ada kerusakan pada kamera Anda, apalagi bila Anda membeli di sebuah Toko Kamera yang pemiliknya selalu mendelagasikan segalanya kepada karyawan yang sama sekali tidak tahu menahu masalah kamera, sadarlah mereka hanya akan mengambil uang Anda, setelah/ atau bila ada kerusakan mereka akan dengan seenaknya sendiri melayani Anda. Lalu apa yang bisa Anda lakukan? Sesal kemudian tidaklah berguna !!! :)
  • Jangan mudah percaya dengan apa yang dikatakan penjual kamera yang bukan merupakan dealer resmi, saat sebuah merk/kamera yang menjadi stoknya terlalu lama, pasti akan dibilang justru yang terbaik, tujuannya 1. Agar barang tersebut laku. Konsultasikan terlebih dahulu dengan fotografer yang memang sudah profesional dalam menggunakan kamera. Anda bisa lihat pada daftar fotografer pada direktori kami akan hal tersebut.
  • Jangan mau bila diberi barang Display, karena pada dasarnya barang Display/ Barang yang dipajang adalah barang bekas. Barang Baru adalah barang yang masih dalam dus dan tersegel dengan hologram dari produsen kamera digital yang bersangkutan.

0 komentar:

Post a Comment

Please leave your constructive comments and use polite manner

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...

Popular Posts

Share

Twitter Delicious Facebook Digg Stumbleupon Favorites More