Friday, August 26, 2011

Soekarno, Penyebab Munculnya Pemberontakan PRRI - PERMESTA ?

Publik mungkin sudah hapal betul bahwa Sukarno sebagai seorang pejuang telah berkorban dan memberikan kontribusi yang sangat besar dalam perjuangan untuk memcapai Indonesia merdeka,bersama dengan Bung Hatta "patriot Indonesia sejati" memproklamasikan Indonesia merdeka. Jadi dalam hal ini,jasa Bung Karno ini tidak akan mungkin untuk bisa dihilangkan.

Dalam sisi lain,sejarah harus diluruskan,fakta dan kenyataan harus dibeberkan untuk diketahui hususnya oleh generasi baru Indonesia dan generasi mendatang,apa yang dicapai oleh Sukarno setelah memegang tampuk pemerintahan tertinggi di Indonesia dari tahun 1945 hingga tahun 1965, bagaimana kondisi politik,economy dan social dibawah pemerintahan Sukarno.Hal ini sangat penting untuk diketahui oleh generasi baru dan generasi mendatang ,karena banyak hal yang bisa dijadikan cermin dan pelajaran agar penyelewengan dan kebusukan yang terjadi dibawah rezim Sukarno ini tidak akan sampai terulang lagi.Kebusukan dan penyelewengan yang terjadi dibawah rezim Sukarno inilah yang membuahkan kondisi yang memungkinkan terjadinya tragedy berdarah G30S,suatu tragedy berdarah yang memakan korban jutaan rakyat kecil yang tidak berdosa,suatu tragedy yang menggoncangkan seluruh Indonesia,tragedy berdarah inilah suatu kondisi awal yang memungkinkan direbut dan di-subjugasinya Indonesia oleh Suharto dengan fascist bandit junta militernya.

Sukarno sama sekali tidak mempunyai inisiatif untuk menciptakan economic growth melalui suatu pembangunan economy,Sukarno mengacuhkan pembangunan economy. Sukarno sibuk dan mengkonsentrasikan semua energy dengan avonturir dalam percaturan politik dunia internasional yang waktu itu dalam suasana panas karena perang dingin antara block USA dan block USSR.Sukarno dengan sengaja mengorbankan pembangunan nasional untuk merealisasikan impiann dan ambisi pribadinya untuk menjadi"PEMIMPIN DUNIA". Didalam impian dan hayalannya Sukarno sedang memimpin perjuangan kekuatan NEFO melawan kekuatan OLDEFO,sementara itu keadaan economy Indonesia yang diterbengkalaikan ini mencapai titik "KEHANCURAN" atau TOTAL BANKRUPTCY. Kondisi economy dimana sekitar 80% dari rakyat hidup dalam status yang bisa dikatagorikan sebagai gembel,pada antri beras,antri minyak,antri garam,antri gula,antri sabun dsb,dan sekitar 90% dari anak anak Indonesia kekurangan gizi.

Kurun sejarah dari tahun 1957-1965 meliputi usaha President Sukarno mengembangkan kekuasaan pribadinya.Sukarno berhasil merebut kekuasaan negara dan memusatkan kekuasaan tersebut dalam tangannya sendiri. Kurun waktu itu juga memperlihatkan usaha Sukarno meluaskan kekuasaannya,dan Sukarno berhasil membuat dirinya jadi penguasa tertinggi Republik Indonesia seumur hidup,Sukarno adalah President,Pangti ABRI,Paduka yang maha Mulia,Pemimpin Besar Revolusi,Pengemban amanat penderitaan rakyat, penyambung lidah rakyat,dan berbagai gelar yang serba agung yang diberikan padanya oleh banyak orang yang semuanya pada berlomba lomba dalam meng-kulutus individukan Sukarno.Dan inilah salah satu faktor yang membuat Sukarno tambah menjadi mabok oleh kekuasaan.Jadi mental memuja, menyembah dan meng-kulutus individukan pemimpin yang begitu dalam tertan-nam dalam benak sebagian besar rakyat Indonesia ini adalah salah satu faktor penyebab berlangsungnya kediktatoran rezim Sukarno.

Awal kediktatoran rezim Sukarno ini dimulai pada bulan February tahun 1957, Sukarno menelurkan konsepsi "DEMOKRASI TERPIMPIN",yang pada hakekatnya adalah selubung untuk MEMBERANGUS DEMOKRASI SEJATI.Sukarno juga membentuk sebuah lembaga negara yang baru yang TIDAK ADA DALAM UUD,yang dinamakannya DEWAN NASIONAL.Tugas Dewan Nasional ini adalah untuk memberi nasihat pada kabinet,dan dewan ini diketuai oleh PYM Sukarno sendiri. Jadi dalam hal ini Sukarno adalah pemimpin daripada DEMOKRASI TERPIMPIN!.Gagasan ini dengan tegas ditolak oleh seluruh komponen demokrasi di Indonesia,Masyumi,Partai Katolik,PSI,NU,PSII,IPKI, PARKINDO........HANYA PKI yang sangat mendukungnya dengan gigih dan kuat.Daerah -daerah bergolak dan menolaknya mentah mentah, didaerah daerah terbentuk perlawanan bersenjata seperti PRRI dan PERMESTA. Jadi Sukarno sendirilah yang menciptakan pergolakan daerah dan ketidak stabilan politik diseluruh Indonesia.

Dalam kurun waktu tahun 1963-1965 setelah pembebasan Irian barat, Sukarno tambah mabok dengan kekuasaan dan dengan avonturir dunia internasional untuk menjadi pemimpin dunia. Untuk mengalihkan perhatian rakyat Indonesia dari kehancuran economy yang diciptakannya,untuk mengalihkan kesengsaraan,kelaparan,pengangguran kemiskinan dan penderitaan rakyat Indonesia,Sukarno meluncurkan politik KONFRONTASI dengan Malaysia.Menciptakan "EXTERNAL ENEMY" untuk mendapatkan dukungan dari dalam dan untuk me-langgengkan kekuasaan seumur hidupnya,membohongi dan menipu rakyat Indonesia seolah olah ada ancaman dari luar yang akan menghancurkan Indonesia,mencekoki rakyat Indonesia dengan ajaran ajaran revolusi yang tidak masuk akal bahwa revolusi Indonesia belum selesai, jadi dalam hayalannya revolusi harus berjalan terus dengan abadi,kemiskinan, kemelaratan, pengangguran, economic development and economic growth sama sekali diabaikan dan diacuhkan.Sukarno berpidato dalam upacara ulangtahun PKI yang ke 45,dengan suara nyaring dan dengan tegas dia menyruh rakyat Indonesia untuk "MAKAN TIKUS",ini adalah perintah dari seorang pemimpin pengecut yang tidak bertanggung jawab,suatu penghinaan yang luar biasa yang dilontarkan terhadap rakyat dan bangsa Indonesia, seorang "DEMAGOG" yang mengaku dan menyebut dirinya sebagai "PENGEMBAN AMANAT PENDERITAAN RAKYAT,PENYAMBUNG LIDAH RAKYAT.

Untuk memperkuat dan mempertahankan posisinya,Sukarno melakukan politik adu domba,dia menciptakan kondisi untuk terciptanya kontradiksi antara ABRI hususnya Angkatan Darat dengan Partai Komunis Indonesia yang berkat restu dari Sukarno telah menjadi Partai Komunis terbesar didunia diluar Tiongkok dan USSR. Dia menciptanan "BALANCE OF POWER" antara PKI dan Angkatan darat,dimana dia berdiri diatas kontradiksi yang dia ciptakan ini. Adanya kemungkinan jatuhnya kekuasaan politik ketangan PKI ini, mengundang intervensi America ke Indonesia,America waktu itu sedang terlibat dalam global konfrontasi dengan USSR,dimana konfrontasi kedua super power ini telah mencapai titik "an equilibrium of military capability" dan the unacceptable retaliatory damage". Jadi America yang sedang terbenam dalam "vietnam quagmire" waktu itu percaya tentang "domino theory",Soviet Union tidak akan meluncurkan surprise attack,tapi akan menyerang dengan subversive,satu negeri jatuh ketangan kommunisme, negeri sekitarnya juga akan terancam jatuh.Inilah yang mengundang intervensi America,dan dari intervensi America ini terwujudlah suatu "MEGA CONSPIRACY"antara kekuatan external dan kekuatan internal yang hususnya terdiri dari jendral jendral Angkatan Darat yang dipimpin oleh Suharto. Jadi Sukarno adalah satu Faktor utama yang menjadi penyebab hingga semua ini sampai bisa terjadi.Generasi muda dan Generasi baru Indonesia bisa menilai dengan impartial,apakah Sukarno itu seorang hipokrit ataukah seorang pahlawan.

4 komentar:

gak berani komen sebab pusing dengan sejarah yg didapat di sekolah!kalau ini benar berarti yg di sekolah salah dong kok diajarkan.nasib di negri dungu!!!!!!!

wah sangat di sayangkan sebenarnya bukan hanya pada masa soekarno tapi juga ketika masih zaman kerajaan, saya kira itu ada rentetan sejarah...

Yg punya blog gebleg,, antek asing..
Lu kagak punya nasionalisme,,
Gue ini netral, tp gue ngormatin pendiri bangsa ini..
Tanpa sukarno, bangsa ini kaga merdeka,, dan ente cuman jadi gembel!!!

harusnya lebih bersyukur karena kita bbis merdeka :)

Post a Comment

Please leave your constructive comments and use polite manner

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...

Popular Posts

Share

Twitter Delicious Facebook Digg Stumbleupon Favorites More