Sunday, March 4, 2012

KH Said Aqil Siradj, Ketum PBNU yang tak Punya Malu

Diluar kesadaran para Guru besar King Abdul Aziz dan Ummul Qura, ketika ternyata ada seorang alumnus dari kedua perguruan tinggi tersebut jauh dari rel fakultas yang ditempuhnya. Sangat mengecewakan tentunya produk kedua fakultas yang diharapkan mampu melanjutkan visi dan misi semagai motto dari kedua lembaga pendidikan resmi Arab Saudi. Sebut saja seorang santri pondok pesatren di Indonesia, datang kearab saudi dengan cita cita dapat meraih gelar gelar favoritnya. Profesor, Doktor, Master, lambang kebanggaan tersendiri buat seorang Said Aqil siroj yang kelak menjadi modal mengayun langkah menuju Istana PB.NU, sebagai pemegang kekuasan tertinggi dalam struktur organisasi tersebut. Perjuangan dan ketekunan seorang Said aqil memang luar biasa merambat jalan meraih gelar gelar elita pendidikan, paling tidak, bisa menjadi cambuk pemicu semangat bertarung menduduki kursi tertinggi ormas Islam yang lahir tahun 1926.

Gaya Said Aqil mengejar gelar bergengsi itu bukan main indahnya, mengecoh semua orang yang mengantarnya meraih gelar gelear terebut, model Abdul Ghafur yang berhasil mengecoh lembaga pendidikan Islam ditimur tengah. Dan setelah berhasil mendalami ilmu ilmu Islam dengan segala titik bengiknya. Abdul Ghafur sebagai ganti nama dari “ Christiaan Snouck Hurgronje”, seorang Oreintalis belanda , justru menjadi bumerang terhadap kelangsungan peradaban agama. Metode oreintalislah  yang dipakai oleh Said Aqil selama belajar di arab saudi, sopan dan santun mengikuti arus pemahman yang terdapat diarab saudi, tidak seorangpun menyangka sosok Said aqil kelak akan menjadi Bumerang terhadap perguruan tinggi arab saudi dan dakwah Islam sunah ditanah air. Sekalipun Disertasinya memuaskan dan meyakinkan para dosen dosen pembimbing , terutama  As-Syaikh DR. Mahmuud Ahmad Khofaaji, tetapi Said aqil dan disertasinya itu tidak sama, jauh panggang dari api. Dalam segala kiat dakwahnya di Indonesia bertolak belakang dengan karya ilmiahnya yang mencengangkan guru besar arab saudi.
CV Said aqil dalam pendidikan di arab saudi meliputi
  1. S1, ditempuh di Universitas King Abdul Aziz, Jurusan Ushuluddin dan Dakwah, tamat 1982.
  2. S2 ditempuh di Universitas Ummu al-Qura, jurusan Perbandingan Agama, tamat 1987, dengan tesis yang berjudul رَسَائِلُ الرُّسُلِ وَأَثَرُهَا فِي انْحِرَافِ الْمَسِيْحِيَّةِ (Pengaruh Surat-Surat para rasul dalam Bibel terhadap penyimpangan Agama Kristen).
  3. S3 di Universitas Ummu al-Qura, jurusan Aqidah/Filsafat Islam, tamat 1414 H (1994 M), dengan judul disertasi : صِلَةُ اللهِ بِالْكَوْنِ فِي التَّصَوُّفِ الْفَلْسَفِي (Hubungan antara Allah dan alam menurut perspektif tasawwuf falsafi), yang disertasi beliau ini dibimbing oleh dosen beliau yang bernama As-Syaikh DR. Mahmuud Ahmad Khofaaji Inilah bagian paling menarik dari disertasinya yang mengesan Said aqil seorang wahaby yang menentang berbagai penyelewengan dalam Islam. Ini juga merupakan fakta antara Said dan profesor Said satu orang yang berbeda haluan berpikir, pertama menghasilkan pernyatan seperti dibawa, menilai sufistik di Indonesia identik  dengan dengan kesesatan, kedua menghasilkan profesor said sebagai ketua PB NU yang justru menyerang Disertasinya sendiri…
    Dan sufiyah di Indonesia sungguh telah sukses besar dalam menyebarkan ajaran-ajaran mereka yang sesat -meskipun kebanyakan mereka tidak beriman dengan aqidah hulul dan ittihad serta wihdatul wujud-. Dan ajaran sufiah ini senantiasa masih termasuk ajaran yang paling berbahaya yang tersebar di negeri Indonesia, hal ini disebabkan kejahilan kaum muslimin di Indonesia terhadap aqidah yang benar” (Bagian Disertasi Said Aqil)

    Jelas sekali kenyataan, siapakah Said Aqil yang memanjat jenjang pendidikan dengan modal adaptasi lingkungan, dan setelah berhasil menggondol sejumlah perangkat kesarjanaan, maka tidak sama dengan Prof. Dokter Said Aqil Siroj MA yang menghujat semua lembaran disertasinya, karena usai sudah ngapusin orang orang Arab, yang mungkin di mata pak Prof ini, orang Arab sangat bodoh,  karena ternyata Said bisa masuk kearab tanpa kendala meraih gelar gelar pendidikan, dan setelah tiba di tanah air, tanpa merasa berhutang budi kepada para tutor pendidikan yang mengantarnya sampai ditempat tujuan, lalu said aqil menghujat semua tulisan dirinya yang menjadi dasar pengabdiamnya, sehingga meraih gelar. Sikap Said juga mencerminkan seorang petualang yang menyamar dengan bentuk pengabdian, tetapi ujung ujungnya adalah pengkhianatan. Disertasi hanya sekedar menjadi alat meraih harapan, namun juga digunakan sebagai bahan “Caci Maki” Said aqil siroj dengan melampiaskan kekesalannya pada apa yang disebut “Wahaby”….Salam Damai

11 komentar:

Said aqil siraj merasa dirinya mempunyai bapak sebagai KIYAI(orang indo uda biasa me nomer satukan keturunan)maka said berani mengumbar mulut jeleknya untuk di jual di masyarakat awam agama dengan melui kebohongan dan kemunafiqannya.Model wajah setan ini bener bener mencoreng jelek nama NU dan menambah kesesatan yang nyata,

iTULAH KEHIDUPAN hakekatnya selalu dinamis,...hidup janganlah statis sehingga akan menjadi Puritan yg Rigit.....maka lihatlah keaadaan nyata berikut ini,..dibanding dengan kakeknya, Gus Dur begitu dekat dengan golongan Syiah. Ketika terjadi revolusi Iran, Gus Dur mengatakan “Khumayni waliyullah terbesar abad ini” yang menimbulkan kontroversi di kalangan NU, bahkan dalam sebuah diskusi Gus Dur juga mempersilakan warga NU untuk masuk ke madzhab Syi’ah. Sedang K.H. Hasyim Asy’ari ‘menyindir’ Syiah dalam Muqadimah Qanun Asasi Nahdlatul Ulama menyebutkanmelarang santri-santrinya membaca kitab-kitab Syiah, seperti Naylul Authar, Subulus Salam. Perbedaan pandangan tersebut merupakan sesuatu yang galib dalam dunia keilmuan. Imam Ja’far al-Sadiq as mempunyai murid Imam Hanafi yang membuat madzhab sendiri, Imam Malik juga mempunyai murid Imam Syafii, yang mempunyai pendapat berbeda dengan gurunya, bahkan konon gara-gara perbedaan dengan gurunya tersebut Imam Syafi’i meninggal dipukul oleh pengikut Maliki. Said Aqil Siradj yang lulusan pendidikan Saudi pun menjadi pembela Syiah, padahal Saudi secara politik dan budaya menganut faham Wahabi yang jelas-jelas menolak bahkan mengkafirkan Syiah. Pendapat KH. Ahmad Dahlan juga berbeda dengan pendapat majelis tarjih Muhammadiyah sesudahnya, beliau memakai qunut subuh, tarawih 20 rakaat, mengucap usholi dalam niat shalat, dll

di acara JLC TVone Ketua Umum PBNU Dr. KH Said Aqil .. menanggapi pertanyaa, bung Karni illyas pendapatnya dengan kedatangan Lady Gaga.... Aqil menjawab: "1000 Lady gaga datang NU tidak tergoda imannya " .. Ini mahluk 11-12 sama suhunya, Gusdur... seorang kyai yang mencabut keppres soekarno tentang penutupan aliran pemuja syetan Freemason (mbahnya Illuminati) dengan KEPUTUSAN PRESIDEN REPUBLIK INDONESIA NOMOR 69 TAHUN 2000 tentang pencabutan pelarangan aliran Freemason saat durahman masih jadi presiden... freemason adalah aliran setan yang menaungi lady gaga, Jay Z, Rihana, .. silahakan googling awasdajjal.blogspot.com

wallahu a'lam,,,gitu aja koq repot

yang jelas beliau adalah seorang ulama'...
kita sebagai orang islam harus hati - hati dalam menilai para pewaris aulia'... khusnudhon saja lah...

lucu banget yang posting ini, ngapain ngurusin orang akhi.... :)
dalam al-quran sendiri sudah jelas dikatakan bahwa dilang menggunjing seseorang atau golongan karena belum tentu kita lebih baik dari dia atau mereka...
Marilah kita mengoreksi diri sendiri
Wallahua'lam

Lucu memang, klo seorang muslim tahu si A seorang Makelar yg suka Menipu namun membiarkan si B bertransaksi dg si Penipu tanpa memberikan nasehatnya sama sekali. So, hanya orang munafiq yang membiarkan saudara muslim lainnya termakan oleh tipuannya.

Yang Membedakan seseorang itu ulama atau bukan adalah seberapa banyak ucapan dan perbuatannya tersebut berguna bg umat & sesuai dengan AlQUr'an dan Sunnah..

Mengenai KH A Dahlan, beliau adl Tokoh Muhammadiyah yang berpikiran kritis thd permasalahan lingkungan sosial. Namun beliau jg menggunakan strategi dalam berdakwah, meluruskan umat itu tidak dg serta merta mengubah semua tatanan scr insidental, namun diubah sedikit demi sedikit, secara bertahap. Lagi pula bukan berarti qunut subuh tdk pernah ada, namun qunut nazilah justru yg disyariatkan saat kondisi dunia Islam dlm kondisi genting spt peperangan, genoside. Hanya saja qunut tersebut bukanlah syariat yg HARUS dilakukan di sholat subuh setiap harinya di luar kondisi tsb.

Alloh SWT Mencintai perbedaan,, Tapi Alloh SWT tidak menyukai perpecahan dalam Umat islam, karna perbedaan adalah barokah dari Alloh SWT, yg membuat manusia untuk terus belajar dan berfikir tentang apa2 yang telah diciptakan oleh Alloh SWT, baik ilmu agama, dll.. Karna masih ada lagit diatas lagit. kita ini bagaikan air setitik dilautan untuk menyibak ilmu Alloh SWT.. Wallohhua'lam.. daripada Menyalahkan & mencacimaki orang kayak kita yang punya & sekaligus panitia surga aja, Mending Dengar "syiir Tanpo Waton" monggo didengar dan dicerna & diangen2 maknanya,,banyak pencerahan didalammya.. Wassalam

yang posting ini pasti pgtahuannya sempit banget.. tau apa anda ttg kh.said agil?? maaf pengethuan anda blm sampai..

Post a Comment

Please leave your constructive comments and use polite manner

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...

Popular Posts

Share

Twitter Delicious Facebook Digg Stumbleupon Favorites More