Saturday, March 23, 2013

Rumus Menghitung Besar Arus & Derajat Temperatur pada Transducer (4-20mA)


Dalam dunia industri seringkali kita temui perangkat sensor-transducer yang menggunakan input sinyal arus 4-20mA. Kali ini akan saya bahas mengenai contoh perhitungan arus maupun derajat temperatur yang akan ditampilkan di display LCD pada aplikasi pengukuran temperatur.

Untuk Range yang berawal nol :

Misalnya Range Temperature Transmitter  0 – 100 °C
a. Kalau di transmitter terukur 8 mA, maka indikasinya (Display) adalah :
                          
         mA terbaca  - 4 
      Display =   ---------------------   X  Range 
16 
= (8-4/16) x 100 
= 25 °C


b. Kalau sekarang terbaca 75 °C,  mA yang seharusnya adalah :

 Display terbaca 
mA   = (  ------------------------  X 16  )   +  4
    Range

         = (75/100 x 16) + 4
         = 16 mA 

c. Begitu pula dalam %,  0 – 100 °C diatas diganti  menjadi 0 – 100%


Untuk Range yang bukan berawal nol :

Misalnya : Range temperatur 250° - 550° 
Artinya Zeronya = 250 
Spannya 550° - 250°  = 300°

Maka mencari display berlaku Rumus :

                     mA - 4
Display   =  Zero + {(------------ )  x  Span }
                   16

a.  Misalnya  terbaca 12 mA, maka display =
Display = 250 + (12-4/16 x 300)
            = 250 + 150 = 400°    

b. Misalnya terbaca 4 mA maka display = 
Display = 250 + (4-4/16 x 300)
            = 250 +0 = 250° 
  
c. Misalnya terbaca 20 mA maka display =
Display = 250 + (20-4/16 x 300)
            = 250 +300 =  550° 
                                              
Kebalikannya, mencari mA dengan rumus :

 Display - Zero 
mA  = { [ ( --------------------)  x  16 ] + 4  } 
 Span

a.  Misalnya Display 400°,  maka mA =
mA = {(400-250/ 300) x 16} + 4
      =  8 + 4 = 12 mA

b. Misalnya Display 250°,  maka mA =
mA = ({250-250/ 300) x 16} + 4
      = 0 + 4 =  4 mA

c. Misalnya Display 550°,  maka mA =
mA = ({500-250/ 300) x 16} + 4
      = 16 + 4 =  20 mA

Disamping untuk pengukuran temperatur, ada juga transducer yang aplikasinya untuk menghitung Flow transmitter (DP) pada range 0 - 2500 mmH2O.
 
Perhitungan di atas memang hanya untuk yang Linier, sementara untuk Flow Transmitter (DP) menggunakan square root (akar kuadrat).

Untuk itu saya akan jelaskan dengan tabel di bawah ini : 
 

0 komentar:

Post a Comment

Please leave your constructive comments and use polite manner

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...

Popular Posts

Share

Twitter Delicious Facebook Digg Stumbleupon Favorites More