Saturday, April 6, 2013

8 ABK Myanmar Dihabisi Setelah Menikam Pimpinan Pengungsi Rohingnya


MEDAN - Kepolisian menetapkan 18 orang etnis Rohingya, penghuni Rumah Detensi Imigrasi (Rudenim) Medan, sebagai tersangka dalam bentrokan yang menewaskan 8 orang yang berasal dari Myanmar.

Kepala Bidang (Kabid) Hubungan Masyarakat (Humas) Kepolisian Daerah (Polda) Sumatera Utara (Sumut), Komisaris Besar Polisi Raden Heru Prakoso menyatakan, penetapan 18 tersangka itu dilakukan setelah dilakukan pemeriksaan awal terhadap sejumlah saksi.

"Semula yang diamankan 21 orang, setelah diperiksa, kita tetapkan 18 orang yang jadi tersangka. Tiga yang lainnya, akan kita pulangkan," kata Heru Prakoso kepada wartawan di Medan, Jumat (5/4/2013) sore.

Kabid Humas Polda Sumut mengatakan, bahwa 8 orang yang tewas dalam bentrokan itu bukanlah pengungsi Rohingya, namun mereka adalah anak buah kapal asal Myanmar yang ditangkap oleh patroli angkatan laut terkait ilegal fishing 6 bulan lalu.

Bentrokan yang mengakibatkan 8 orang ABK Myanmar tewas dipicu dari laporan 3 wanita pengungsi Rohingya yang mengaku dilecehkan secara fisik oleh 8 ABK Myanmar tersebut.

Masalah ini selesai setelah pihak imigrasi memediasi, namun mencuat kembali setelah salah seorang ABK menikam pimpinan pengungsi Rohingya yaitu ustad Ali, penikaman ini pun memicu para pengungsi pria rohingya marah dan berujung pada pengeroyokan terhadap 8 ABK Myanmar tersebut.
Bentrokan antarwarga asal Myanmar terjadi pada Jumat dinihari di Rudenim Medan, Jalan Selebes, Belawan, Medan. Dua kelompok yang bentrok itu, yakni kelompok nelayan Myanmar yang tertangkap karena melakukan penangkapan ikan ilegal di Indonesia, serta kelompok pengungsi Rohingya.

Akibat bentrokan itu, delapan orang tewas dalam kejadian tersebut Masing-masing, Minmin (42), Wintun (32), Aung Thu Win (24), Myo Oo (20), San Lwin (45), Aung Than (44), Nawe (23) dan Aye Win (23). Mayat mereka masih berada di ruang mayat Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Pirngadi, Jalan HM Yamin, Medan.

0 komentar:

Post a Comment

Please leave your constructive comments and use polite manner

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...

Popular Posts

Share

Twitter Delicious Facebook Digg Stumbleupon Favorites More