Wednesday, July 10, 2013

Narco-Terorisme, Upaya BNPT Alihkan Bisnis Narkoba Densus 88 ?


Direktur Pusat Kajian Syariah dan Politik Islam (PSKPI) Jakarta, Drs H Fauzan Al Anshori, M.M menyatakan bahwa istilah Narco-Terrorism yang pernah dilontarkan Kepala Badan Nasional Penanggulangan Terorisme (BNPT), Ansyaad Mbai merupakan upaya pengalihan issue.

Saat itu, kata Ustadz Fauzan –sapaan akrabnya- memang belum terlihat pengalihan issue yang hendak ditutup-tutupi dan dimainkan oleh Asnyaad Mbai. Namun sekarang ini, pengalihan issue tersebut mulai terbongkar.

BNPT yang tahun lalu hobi memfitnah mujahidin dengan istilah Narco-Terrorism (penggabungan kejahatan bisnis narkotika untuk mendanai aksi terorisme) ternyata tak terbukti sama sekali. Sebaliknya, sekarang ini anggota Densus 88 yang terbukti terlibat bisnis setan narkotika.

“Tuduhan Densus 88 terhadap mujahidin dengan istilah Narco-Terrorism justru untuk mengalihkan keterlibatan anggota Densus 88 sendiri terhadap bisnis setan tersebut,” kata Ustadz Fauzan kepada voa-islam.com pada Senin (8/7/2013).

Terungkapnya kasus perdagangan narkotika anggota Densus 88 berinisial Kompol AD tersebut, lanjut Ustadz Fauzan harus ditangani Kepolisian secara transparan. Hal ini agar masyarakat bisa memantau dan mengawal kasus tersebut.

Selain itu, Ustadz Fauzan juga sepakat dengan pernyataan Ketua Dewan Pembina TPM, Mahendradatta bahwa Kapolri harus membongkar kasus anggota Densus 88 pemakai dan bandar bisnis setan narkotika tersebut sampai ke akar-akarnya.

“Jadi (kasus Kompol AD itu -red) harus dibongkar sampai ke akar-akarnya,” tegasnya.

Ustadz Fauzan menegaskan, sekuat apapun Densus 88 dan BNPT yang digawangi oleh Ansyaad Mbai membuat makar dan melontarkan fitnah secara keji terhadap Islam dan para mujahidin, pasti akan dikalahkan oleh makar Allah Swt.

“Densus 88 membuat tipu daya terhadap Islam dan para mujahidin dengan menuduh bisnis haram narkotika untuk membiayai jihad, ternyata kini Allah bongkar kepalsuan Densus 88 yang bisnis narkotika untuk biaya memerangi mujahidin (sambil membacakan QS. Al Anfal 8 : 30 -red),” jelas Ustadz Fauzan. “Dan (ingatlah), ketika orang-orang kafir (Quraisy) memikirkan daya upaya terhadapmu untuk menangkap dan memenjarakanmu atau membunuhmu, atau mengusirmu. Mereka memikirkan tipu daya dan Allah menggagalkan tipu daya itu. Dan Allah sebaik-baik Pembalas tipu daya,” tandasnya.



0 komentar:

Post a Comment

Please leave your constructive comments and use polite manner

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...

Popular Posts

Share

Twitter Delicious Facebook Digg Stumbleupon Favorites More