Wednesday, January 19, 2011

Din Syamsudin, Target Kambing Hitam G.A.D.I.S ?




Berawal dari kritikan pedas dari para tokoh lintas agama yang membeberkan 18 Kebohongan Pemerintah di Kantor PP Muhammadiyah, Jakarta, Senin (10/11) lalu tampaknya menjadi bola liar yang siap dimainkan oleh berbagai pihak. Pernyataan bersama dari para tokoh lintas agama tersebut kontan membuat merah kuping pemerintahan SBY-Boediono. Gayungpun bersambut, pemerintah akhirnya mengundang para tokoh lintas agama untuk berdialog dengannya.
Adapun isi dialog pada pertemuan yang cukup menyita waktu sampai jam 01.00 malam, belum menghasilkan titik temu antara tujuan dari tokoh lintas agama dengan pemerintah. Justru yang muncul hanyalah kekecewaan tokoh agama yang menganggap dialog tersebut belum menyentuh substansi yang jadi fokus tokoh lintas agama.
Di luar ‘ketegangan’ antara tokoh agama vs pemerintah, beberapa aktivis yang tergabung dalam G.A.D.I.S (Gerakan Anti Din Syamsudin) berteriak - teriak bak ‘pahlawan’ yang menstigma Din Syamsudin sebagai provokator. Tampaknya, aktivis G.A.D.I.S lebih mementingkan emosi daripada logikanya. Bila dicermati, pernyataan 18 Kebohongan Pemerintah dibuat oleh tokoh-tokoh lintas agama seperti Syafii Ma’arif, Andreas Yewangoe, Din Syamsuddin, D. Situmorang, Bikkhu Pannyavaro, Romo Benny Susetyo, I Nyoman Udayana Sangging, dan KH Salahuddin Wahid (Gus Solah), meski akhirnya Gus Solah ‘melempem’ pada Pemerintah. Selain itu sejumlah tokoh pemuda dan LSM juga hadir dalam acara tersebut untuk membacakan pernyataan para tokoh lintas agama. Hal ini membuktikan pernyataan tersebut tidak dibuat oleh Din Syamsudin seorang, tetapi oleh kesepakatan bersama.
Anehnya, setelah media berhasil memblowup berita tentang pernyataan tokoh lintas agama tersebut, justru hanya Din Syamsudin yang dijadikan kambing hitam. Yang jadi pertanyaan, mengapa Demo G.A.D.I.S hanya menghujat Din Syamsudin yang merupakan ketua PP Muhammadiyah ? Mengapa tidak ada spanduk yang menghujat tokoh - tokoh agama seperti Andreas Yewangoe, D. Situmorang, Bikkhu Pannyavaro, Romo Benny Susetyo atau I Nyoman Udayana Sangging ? Tampaknya demo G.A.D.I.S tersebut sebagai upaya pembunuhan karakter terhadap Din Syamsudin, atau konspirasi terselubung menggiring opini masyarakat untuk menstigma organisasinya.

0 komentar:

Post a Comment

Please leave your constructive comments and use polite manner

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...

Popular Posts

Share

Twitter Delicious Facebook Digg Stumbleupon Favorites More