Wednesday, January 5, 2011

Kelemahan Hadits-hadits Tentang Fadhilah Yaasiin

Bid'ah yang sering kali dianut oleh para pengikut sunan kalijaga (Islam abangan ) kerapkali menimbulkan konflik horisontal dengan pengikut sunnah Rasulullah SAW. Sunan Ampel, sebagai sesepuh walisongo telah mewanti-wanti untuk tidak melibatkan sinkretisme budaya pada awal-awal penyebaran Islam karena takut masyarakat akan menganggap bid'ah tersebut sebagai ajaran Islam. Beberapa sunan pun menganggap, bahwa hal itu hanya untuk mempermudah penetrasi Islam dalam masyarakat Jawa dan meyakinkan Sunan Ampel bahwa suatu hari nanti akan ada generasi yang meluruskan ajaran Islam saat Islam sudah kuat.

Berawal dari fanatisme kaum fundamentalis kejawen yang seringkali mencampurkan yang haq dengan yang bathil dan menimbulkan perpecahan di masyarakat, kali ini saya posting ebook mengenai hadits-hadits dhoif ataupun palsu yang seringkali digunakan oleh ahli bid'ah untuk melegalkan arogansinya.

Ebook ini berisi 17 hadits dhaif dan palsu seputar fadhilah Yaasiin, kerena hadits-hadits inilah banyak terjadi bid’ah-bid’ah yang tersebar dinegeri ini. Ebook ini juga berisi penjelasan Ibnu Qayyim sebagai berikut:
Al-‘Allamah Ibnul Qayyim (wafat th. 751 H) berkata: “(Riwayat-riwayat) yang menyebutkan tentang keutamaan-keutamaan (fadhaa’il) surat-surat dan ganjaran bagi orang yang membaca surat ini akan mendapat pahala begini dan begitu dari awal al-Qur’an sampai akhir sebagaimana yang disebutkan oleh Tsa’labi dan Wahidi pada awal tiap-tiap surat dan Zamakhsyari pada akhir surat, semuanya ini kata ‘Abdullah bin Mubarak: ‘Semua hadits yang mengatakan: ‘Barang siapa yang membaca surat ini akan diberikan ganjaran begini dan begitu…. SEMUA HADITS TENTANG ITU ADALAH PALSU. Mereka (para pemalsu hadits) mengatasnamakan sabda Rasulullah صلی الله عليه وسلم. Sesungguhnya orang-orang yang membuat hadits-hadits itu telah mengakui mereka memalsukannya.’”

Mereka berkata: “Tujuan kami membuat hadits-hadits palsu agar manusia sibuk dengan (membaca al-Qur’an) dan menjauhkan (kitab-kitab) selain al-Qur’an.” Mereka (para pemalsu hadits) adalah orang-orang yang sangat bodoh!!! Apakah mereka tidak tahu hadits:

مَنْ يَقُلْ عَلَيَّ مَالَمْ أَقُلْ، فَلْيَتَبَوَّأْ مَقْعَدَهُ مِنَ النَّارِ
“Barangsiapa yang berkata apa yang aku tidak katakan, maka hendaklah ia mengambil tempat duduknya dari Neraka.”  [Hadits Mutawatir].
Periksa: Al-Manarul Muniif fis Shahih wadh Dhai’if hal. 113-115, tahqiq: Abdul Fattah Abu Ghaddah.

0 komentar:

Post a Comment

Please leave your constructive comments and use polite manner

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...

Popular Posts

Share

Twitter Delicious Facebook Digg Stumbleupon Favorites More