Be A Good Muslim Engineer

This blog shares bout life, as what we learn from Quran and sunnah that guide us how to supposed to be a good muslim. Islam and Science are unity, science nowadays says what Quran explained so long time before scientists found their invention.

Friday, June 28, 2013

NDSV: Steve Jobs & The Dell Dilemma


Oktober 1997

Dalam sebuah acara konferensi teknologi 16 tahun tahu, Michael Dell, CEO Dell Computer Inc, pernah ditanya tentang apa yang akan dilakukannya bila pemegang saham Apple Computer mendapuknya untuk menduduki posisi Steve Jobs, CEO Apple. Waktu itu, Dell yang pernah menjadi CEO termuda di antara jajaran eksekutif perusahaan Fortune 500 memberi jawaban singkat namun pedas. Ia bilang, "What would I do? I’d shut it down and give the money back to the shareholders." (baca: "Apa yang akan saya lakukan? Saya akan menutup perusahaan lalu mengembalikan dana milik para pemegang saham.)

Saat Dell melontarkan kalimat tersebut. Posisi Michael Dell dan Steve Jobs memang sedang jauh berbeda. Dell laksana pahlawan amerika yang berada di awan kejayaan, sementara Steve hanyalah eksekutif yang sudah banyak dicap media sebagai sosok pengusaha gagal. Singkatnya, "Dell is cool. Jobs is fool."

Di era 90an, semua orang Amerika tampak sangat bangga saat mampu membeli produk-produk Dell. Hal yang sama mungkin juga terjadi dengan Steve dan Apple Computer, kecuali dari segi kuantitas. Pada dekade itu, PC masih merajalela. Dell adalah merk perangkat komputasi untuk semua kalangan, sementara Apple hanya dipakai oleh kalangan tertentu. Kata "Dell" ketika itu mungkin menyerupai kata "iPod" di tahun 2001 sebelum iPhone muncul di tahun 2007. Semua orang ingin memiliki, juga membeli.

Respon Steve Jobs

Balasan Steve Jobs terhadap komentar Michael Dell tadi sungguhlah tidak pantas untuk ditulis di sini. Tapi bagaimanapun juga, pada bulan Januari 2006, pada saat saham Apple melonjak drastik dan sempat sedikit berada di atas saham Dell, Steve menyebar memo ke semua pegawai Apple bahwa pria yang bernama Michael Dell sepertinya tidak terlalu pandai dalam memprediksi masa depan. Entah apakah itu sebuah doa yang terkabul ataukah tidak, banyak kalangan yang tampaknya ingin membenarkan ucapan Steve Jobs tersebut. Dell bukanlah seorang peramal yang baik.

Ketika Bumi mulai Berputar .... dan Terbalik

Bila kita lihat kondisi Dell dan Apple saat ini, kita harusnya sadar bahwa bumi sepertinya sudah berbalik 360 derajat. Raja di masa lalu belum tentu tetap menjadi raja di masa kini. Apalagi di masa depan. Saat ini, Apple adalah sang raja. Sementara Dell adalah "bekas" Raja. Produk-produk Apple adalah produk laris di pasaran. Beberapa diantaranya bahkan menjadi trend setter yang selalu dicoba untuk dibuatkan tiruannya oleh perusahaan-perusahaan lain. Termasuklah di dalamnya Dell.

Apple sukses dengan tablet PC dengan merk iPad. Dell lalu meniru dengan sebuah brand tablet PC mereka, Streak. iPad adalah sebuah kesuksesan besar. Sementara Streak adalah kegagalan total. Sampai hari ini iPad adalah tema pembicaraan, sedangkan Streak hanyalah nostalgia atau bahkan cuma sekilas berita.

Mulutmu Harimaumu

Salah satu aksi tidak terpuji yang sering dilakukan oleh pengusaha sukses adalah menyindir pengusaha lain yang belum bernasib seperti dirinya. Dan tanpa mengurangi rasa hormat saya kepada Michael Saul Dell, di sini saya hendak menjadikannya sebagai contoh pengusaha yang saya maksud. Michael Dell berperan selaku pengusaha yang menyindir, sementara Steve Jobs adalah objek yang disindir.

Sebelum dan sesaat melesatkan sindiran dari lidahnya, pengusaha sukses seperti Dell mungkin tidak pernah membayangkan bahwa segala sesuatu bisa berubah. Drastis. Dahulu, pada saat sedang berjaya, Dell mungkin tidak akan percaya kalau bisnis perakitan komputernya akan tergerus oleh sebuah revolusi yang dimulai dengan produk berupa telepon genggam tanpa keypad yang bisa disentuh.

Antiklimaks


Entah Mimpi apa yang pernah menyambangi Michael Dell, sekarang Apple, perusahaan yang dulu pernah diremehkannya, telah menjadi sebuah raksasa elektronik terbesar sejagat. Di bursa saham, hanya Exxon Mobil yang mampu mengalahkannya. Sedangkan Dell, anak emas dunia IT Amerika masa lampau sedang terkatung-katung nasibnya. Beberapa rumor menyebutkan bahwa Dell, Inc. akan dijual, tapi beberapa laporan resmi menyebut bahwa Michael Dell telah membeli sebagian besar saham dari para pemegang saham sebelumnya. Mungkin Dell mencoba menyelamatkan impiannya, tapi bisa saja Dell sedang menunggu Steve Jobs untuk menghinanya balik agar posisi sebelumnya bisa kembali seperti semua. Tapi sayang, hal ini sepertinya agak sulit direalisasikan karena Steve Jobs sekarang adalah seorang almarhum. Sorry Dell.

Source : www.pengusahamuslim.com

Labels: ,

Tuesday, May 28, 2013

Benarkah Jihad Melawan Hawa Nafsu Lebih Tinggi Dibanding Jihad Fisabilillah ?



Catatan ini saya buat untuk membantah argumentasi kaum liberal, para orientalis serta orang2 yg sudah terjangkit Al-Wahn akut dalam dirinya yang ingin merubah makna jihad yg sebenarnya.

Diantara kesalahan tentang pemahaman Jihad yang menyebabkan ummat enggan untuk melaksanakannya adalah pemahaman jihad besar (jihad melawan hawa nafsu) dan jihad yang lebih rendah. Seiring dengan keyakinan ini, berjuang melawan hawa nafsunya sendiri dipertimbangkan sebagai jihad yang terbesar, yang menjadikan jihad dengan berperang di medan pertempuran merupakan jihad yang paling rendah.

Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam bersabda sewaktu pulang dari perang Tabuk:


Kita telah kembali dari jihad kecil menuju jihad yang lebih besar.” Mereka berkata, “Apakah jihad yang lebih besar itu?” Beliau menjawab, “Jihad hati.” (HR. Al-Baihaqi dalam Az-Zuhd (384) dan Al-Khathib Al-Baghdadi dalam Tarikh Baghdad (Bab Al-Wawi/Dzikr Al-Asma` Al-Mufradah) dari Jabir bin Abdillah Radhiyallahu 'Anhuma. Al-Mizzi dalam Tahdzib Al-Kamal (biografi Ibrahim bin Abi Ablah Al-Adawi/210) dan Ibnu Asakir dalam Tarikh Dimasyq (biografi Ibrahim bin Abi Ablah); dari Ibrahim bin Abi Ablah. 

Imam As-Suyuthi mengatakan, “Diriwayatkan Ad-Dailami, Al-Baihaqi dalam Az-Zuhd, dan Al-Khathib.”[Jami’ Al-Ahadits (15164)]

Dalam riwayat Al-Khathib disebutkan, bahwa ketika NabiShallallahu 'Alaihi wa Sallam dan para sahabat baru saja dari suatu peperangan, beliau bersabda kepada mereka,



Kalian telah kembali ke tempat kedatangan terbaik, dari jihad yang lebih kecil menuju jihad yang lebih besar.” Para sahabat berkata, “Apakah jihad yang lebih besar itu? Nabi bersabda, “Jihad seorang hamba melawan hawa nafsunya.


Konsepsi ini walaupun secara fakta didasarkan atas sebuah hadits, akan tetapi hadits ini dapat disangkal dari beberapa aspek, yang akan saya sebutkan berikut ini.

1. Status Keshahihannya hadits jihaad al-nafs  lemah (dhaif), baik ditinjau dari sisi sanad maupun matan.

Dari sisi sanad, isnad hadits tersebut lemah (dha'if). Al-Hafidz al-'Iraqiy menyatakan bahwa isnad hadits ini lemah. Menurut Al-Hafidz Ibnu Hajar al-Asqalaaniy, hadits tersebut adalah ucapan dari Ibrahim bin 'Ablah. (lihat kitab Al Jihad wal Qital fi Siyasah Syar’iyah karya Dr. Muhammad Khair Haikal)  
Hadits ini tidak bisa digunakan untuk sebuah hujjah, karena al-Baihaqi berkata berkaitan dengan ini,

Al-Baihaqi berkata, “Hadits ini sanadnya lemah." 
As-Suyuthi menukil dari Ibnu Hajar, “Hadits ini sangat terkenal dan sering diucapkan. Ia adalah perkataan Ibrahim bin Abi Ablah dalam Al-Kunanya An-Nasa`i.”[Ad-Durar Al-Muntatsarah fi Al-Ahadits Al-Musytaharah (1/11)]
Al-Iraqi mendha’ifkan hadits ini dalam Takhrij Ahadits Al-Ihya` (2567).
As-Suyuti juga berpendapat bahwa aspek hukumnya lemah, hal ini beliau utarakan dalam bukunya, Jami’ As-Shaghir.


Sebagian orang mungkin mengatakan bahwa hadits dha’if bisa diterima dalam persoalan keutamaan amal. Pendapat ini tidak bisa diterima, karena kami tidak percaya bahwa jihad bisa digunakan untuk keutamaan amal. Jika hal itu memang benar, bagaimana mungkin Rasulullah saw. bersabda bahwa, “Diamnya ummat ini adalah penghianatan terhadap jihad”


Selanjutnya, siapapun yang mengikuti Yahya Ibn al-‘Ala’, sebagai seorang perowi hadits maka akan menemukan dalam biografinya sesuatu yang akan menyebabkannya meninggalkan hadits tersebut.. Ibnu Hajar al-Asqalani berkata (berpendapat) tentangnya dalam At-Taqrib, “Dia tertuduh sebagai pemalsu hadits”. Adz-Dzahabi berkata dalam Al-Mizan, “ Abu Hatim berkata bahwa dia bukanlah seorang perowi yang kuat, Ibnu Mu’in menggolongkannya sebagai perawi yang lemah. Ad-Daruqutni berkata bahwa dia telah dihapuskan (dalam daftar perawi) dan Ahmad bin Hanbal berkata “ Dia adalah seorang pembohong dan pemalsu hadits”.

Bahkan Ibnu Taimiyah mengkategorikannya sebagai hadist mungkar. Ibnu Taimiyah berkata, “Tidak ada dasarnya dan tidak seorang pun ahli makrifat yang meriwayatkannya sebagai perkataan dan perbuatan Nabi Shallallahu 'Alaihi wa Sallam. Bagaimanapun, jihad melawan kaum kafir adalah termasuk amalan yang terbesar dan paling utama.”[ Majmu’ Al-Fatawa: 11/197, dan Al-Furqan Baina Awliya` Ar-Rahman wa Awliya` Asy-Syaithan: 46]
Dalam Silsilah Al-Ahadits Adh-Dha’ifah (2460), Syaikh Al-Albani berkata, “Hadits mungkar.” Dan dalam Dha’if Al-Jami’ Ash-Shaghir (8510), Al-Albani mendha’ifkannya


Dari sisi matan hadits (redaksi), redaksi hadits jihaad al-nafs  di atas bertentangan dengan nash Al Qur’an maupun Hadits yang menuturkan keutamaan jihaad fi sabilillah di atas amal-amal kebaikan yang lain. Oleh karena itu, redaksi (matan) hadits jihad al-nafs tidak dapat diterima karena bertentangan dengan nash-nash lain yang menuturkan keutamaan jihad fi sabilillah di atas amal-amal perbuatan yang lain.


Hadits ini secara tegas dan jelas bertentangan dengan ayat-ayat Al-Qur’an. Allah Yang Maha Kuasa berfirman:

Tidaklah sama antara mu`min yang duduk (yang tidak ikut berperang) yang tidak mempunyai `uzur dengan orang-orang yang berjihad di jalan Allah dengan harta mereka dan jiwanya. Allah melebihkan orang-orang yang berjihad dengan harta dan jiwanya atas orang-orang yang duduk [340] satu derajat. Kepada masing-masing mereka Allah menjanjikan pahala yang baik (surga) dan Allah melebihkan orang-orang yang berjihad atas orang yang duduk [341] dengan pahala yang besar,

(yaitu) beberapa derajat dari pada-Nya, ampunan serta rahmat. Dan adalah Allah Maha Pengampun lagi Maha Penyayang.(QS.An-Nissa':95-96)

orang-orang yang beriman dan berhijrah serta berjihad di jalan Allah dengan harta, benda dan diri mereka, adalah lebih tinggi derajatnya di sisi Allah; dan itulah orang-orang yang mendapat kemenangan.

Tuhan mereka menggembirakan mereka dengan memberikan rahmat dari padaNya, keridhaan dan surga, mereka memperoleh didalamnya kesenangan yang kekal,

mereka kekal di dalamnya selama-lamanya. Sesungguhnya di sisi Allah-lah pahala yang besar.(QS.At-Taubah:20-22)


Hadits ini (hadits tentang jihad melawan hawa nafsu) juga bertentangan dengan hadits-hadits mutawatir yang disampaikan oleh Nabi saw., yang menjelaskan tentang keutamaan jihad. Kami akan menyebutkan beberapa diantaranya.

“Waktu pagi atau sore yang digunakan di jalan Allah adalah lebih baik daripada dunia dan seisinya.” (Bukhari dan Muslim)

“Berdiri satu jam dalam perang di jalan Allah lebih baik daripada berdiri dalam shalat selama 60 tahun.” (shahih al-Jami’)
Abu Hurairah ra berkata,
“ Apakah ada diantara kamu yang mampu berdiri dalam shalat tanpa berhenti dan terus melakukannya sepanjang hidupnya?” Orang-orang berkata, “Wahai Abu Hurairah! Siapa yang mampu melakukannya?” Beliau berkata “Demi Allah! Satu harinya seorang mujahid di jalan Allah adalah lebih baik daripada itu.”Pernyataan dari orang yang mengatakan bahwa “Berjuang melawan dirinya sendiri adalah jihad yang terbesar karena tiap individu mendapatkan ujian siang dan malam”, dapat disangkal dengan hadits berikut:Dari Rasyid, dari Sa’ad r.a., dari seorang sahabat, seorang laki-laki bertanya, “ Ya Rasulallah! Kenapa semua orang-orang yang beriman mendapatkan siksa kubur kecuali orang-orang yang syahid?” Beliau saw. menjawab: “Pertarungan dari pedang di atas kepalanya telah cukup sebagai siksaan (ujian) atasnya.” (Shahih Jami’)

Berkata Ibnu Hajar pengertian yg segera dapat ditangkap dari kata2 fisabilillah adalah jihad Kalau fisabilillah disebutkan secara mutlak (tdk tersambung dg kata lain) secara bebas artinya adalah jihad. Ada sebagian org yg merubah pengertian syar’i dg memperluas pengertian fisabilillah menafsirkan sabda Rasulullah ini Sungguh berangkat dipagi hari atau di sore hari fi sabilillah itu lebih baik daripada bumi dan seisinya (HR.Bukhari)

Mereka menafsirkan hadist ini dg tabligh, kutbah, pidato!!! Menafsirkan dg duduk menyadarkan seseorang agar sholat, puasa!!! Inikah perang fisabilillah yg lebih baik daripada dunia & seiisinya?! Ini adalah perluasan arti dalam bhsa yg memang memungkinnya. Tetap istilah syar’I tidak memperbolehkannya. Rasulullah bila mengucapkan secara mutlak kata2 fisabilillah, kata2 itu berarti jihad jika dimutlakan, karena itu kletika seseorang bertanya kepada rasulullah : Tunjukanlah kepada kami amal yg menyamai jihad, beliau menjawab: “aku tdk mendapatkannya, lalu beliau bersabda: apakah kamu mampu bila seoarang mujahid keluar(berperang) kamu masuk ke dalam masjid lalu berdiri utk sholat tanpa terputus, & berpuasa tanpa berbuka. Orang itu berkata :siapakah yg dapat melakukan itu? (HR.Bukhari)


2. Kesalahpahaman dari penafsiran hadist ini termasuk dalam bentuk ketidak adilan dan salah dalam menempatkan status para mujahid.

Hai orang-orang yang beriman hendaklah kamu jadi orang-orang yang selalu menegakkan (kebenaran) karena Allah, menjadi saksi dengan adil. Dan janganlah sekali-kali kebencianmu terhadap sesuatu kaum, mendorong kamu untuk berlaku tidak adil. Berlaku adillah, karena adil itu lebih dekat kepada takwa. Dan bertakwalah kepada Allah, sesungguhnya Allah Maha Mengetahui apa yang kamu kerjakan. (QS.Al-Maidah:8)

Apakah adil, kita mengatakan perang yang dilakukan oleh saudara-saudara kita di medan perang adalah jihad yang paling rendah? Ketika dalam hitungan menit saja tubuh-tubuh mereka meledak, berpencarlah kaki-kaki mereka, tubuh-tubuh mereka melayang (mengambang) di air, darah berceceran dimana-mana, sampai-sampai jenazah-jenazah mereka tidak bisa dikuburkan (karena telah hancur).

Itu semua mereka lakukan untuk mendapatkan keridhoan-Nya. Dimana letak kerendahan dari jihad yang dilakukan oleh pemuda-pemuda tadi jika dibandingkan dengan aktivitas puasa kita, yang berbuka dengan makanan lezat, lalu bagaimana mungkin aktivitas puasa itu dinilai sebagai jihad yang paling besar? Demi Allah! Ini adalah pemberian nilai yang tidak sesuai, jika anda menyampaikan permasalahan ini sebelumnya pada generasi pertama (Islam) maka mereka tidak akan pernah menyampaikan pandangan hukum berbeda.

Dr.Muhammad Amin, seorang penduduk Mesir berkata dalam kitabnya, bagian dari dakwah Islam adalah jihad dengan dirinya sendiri, adapun jihad dengan harta tidak menunjukkan atas penegakkan seruan atas kebenaran dan berpendirian di atas kebenaran, menyeru kepada kebenaran dan melarang kemunkaran serta memberikan kontribusi hidup dan hartanya di jalan Allah merupakan jihad yang kurang sempurna. Ini adalah ungkapan yang aneh!!!

Tatkala kita ditimpa ujian yang sangat berat dimana kaki ikut terguncang dan hati selalu was-was akan ancaman, bisakah itu disebut jihad yang rendah? Ketika kita merasakan keadaan aman dan nyaman di rumah, berkumpul dengan keluarga dan teman-teman, bisakah ini disebut dengan tingkatan jihad yang tertinggi ! Keadaan ini seperti ungkapan seseorang yang gembira dalam keadaan duduk membelakangi perintah Rasulullah saw. dan sahabat-sahabatnya. Seperti orang yang mendapati kesenangan dan kenyamanan dalam hidupnya padahal realitanya mereka hanya menipu jiwa mereka sendiri yang lemah karena nilai-nilai kebenaran amal seluruhnya mereka tentang.

3. Pertimbangan Jihad
Sebagian orang mungkin heran ketika mereka mendengar orang yang menggambarkan jihad (di medan perang) adalah jihad yang terendah atau orang yang menganggap berperang di jalan Allah merupakan aktivitas yang kecil dibandingkan dengan perbuatan yang lain. Jika kita menelusuri kehidupan orang-orang tersebut, melihat sejarah mereka dan mempelajari alasan-alasan mereka atas penolakan persoalan ini, maka akan kita temukan bahwa penjelasan atas pendirian mereka adalah sangat sederhana. Orang-orang tersebut meremehkan jihad dan memberikan prioritas kepada studi di Universitas, menulis di majalah-majalah dan berpidato di konferensi-konferensi untuk mengakhiri perang dan mengakhiri aksi syahid. Dengan melihat kehidupan mereka, maka akan ditemukan sebuah ancaman terhadap kesatuan ummat, karena ummat ini akan digiring pada pandangan mereka.

Ummat akan merasa bahwa dirinya lemah dan menahan diri dari aktivitas jihad (mereka hanya menerima teori dan konsepnya saja) akan tetapi tidak berpartisipasi dalam jihad. Tidak ada keinginan atas dirinya untuk bersama-sama dengan orang-orang yang mendapatkan rahmat Allah (Syahid), mereka juga menganggap tidak memiliki keuntungan untuk bergabung dengan camp-camp mujahid. Sebuah camp yang serba sederhana, jauh dari kemewahan dan kekurangan akan bahan pokok, yang akan menjadikan mereka merasakan perbedaannya antara kehidupan di camp tersebut dengan kehidupan yang dijalaninya di universitas yang penuh dengan makanan-makanan, hiburan dan ruangan kelas yang berAC.

Bagaimana mungkin orang-orang tersebut dapat menerima kebenaran nilai dari jihad ketika mereka tidak berpartisipasi dalam dunia perang, tidak juga masuk ke dalam arena kerusuhan dalam perang?

Jika seorang terjun ke dalam sebuah pertempuran maka cukup untuk membenarkan atas semua kesalahpahamannya. Seorang mujahid, hanya dalam hitungan beberapa jam saja dapat melihat segala sesuatu yang menakutkan yang akan menyebabkan rambut anak-anak pun menjadi beruban. Bom-bom yang meledak akan membersihkan jiwa-jiwa saudara-saudara kita yang kita cintai yang ikut andil dalam perjuangan dan jihad. Mereka akan melihat bagaimana situasi dari orang-orang ketika roket-roket meledak di atas kulit kepala mereka atau di bawah kaki mereka? Bagaimana situasi ketika mereka melihat dengan mata kepala sendiri anggota tubuh seperti lengan, kaki dan usus hancur berhamburan, anggota tubuh yang sehat menjadi cacat, hilang ingatan atau lumpuh? Inilah alasan pokok atas penolakan orang-orang yang meremehkan jihad.

Dalam beberapa jam atau hari seorang mujahid melihat dengan mata kepalanya sendiri bentuk-bentuk kekerasan, ujian dan kesengsaraan yang dialami tatkala jihad, tidakkah yang lainnya melihat hal ini selama 10 tahun terakhir ini? Akan menjadi sesuatu hal yang mustahil bagi seseorang untuk melaksanakan aktivitas jihad secara fisik kecuali ia dapat berpartisipasi di dalamnya. Oleh karena itu orang yang masih berselisih dengan mujahid dalam persoalan jihad ini atau orang-orang menyeru manusia untuk meninggalkan perang maka sebaiknya bergabung dengan camp jihad walaupun hanya sebagai pembantu atau dia seharusnya berpartisipasi dalam perang walaupun hanya sebagai orang yang masak, lalu setelah itu kita akan melihat pendapat-pendapatnya, apakah masih dia mengatakan bahwa pena sebanding atau sama dengan kalashnikov ?


Di akhir tulisan ini, saya kutipkan beberapa kalimat yang telah dikirim oleh seorang mujahid Abdullah bin Al-Mubaraq dari tanah jihad kepada temannya Al-Fudail bin Iyyad, orang yang menasihati para penguasa dan membuatnya menangis, beliau tidak meminta bayaran akan tetapi murni muncul dari keikhlasan.


“ Wahai orang yang beribadah di Masjid Haromain, seandainya engkau melihat kami tentu engkau tahu bahwa engkau dalam beribadah itu hanya main-main saja, kalau orang pipinya berlinang air mata, maka, leher kami dilumuri darah “

Wallahu'alam bishshowab...


 

Labels: , ,

Thursday, April 4, 2013

#7 Tips Komunikasi dalam Kerja


1.Utamakan komunikasi tatap muka langsung. Komunikasi jarak jauh via email, SMS, Messenger, atau telepon pada dasarnya adalah alat komunikasi darurat dengan segala keterbatasannya, sehingga resiko kesalahpahaman dalam menangkap atau menyimpulkan suatu pesan masih ada. Dengan komunikasi tatap muka langsung, ekspresi, bahasa tubuh lawan bicara dapat terlihat langsung dan segala hal yang kurang jelas dapat langsung dikonfirmasi saat itu juga untuk menghindari kesalahpahaman

2.Tumbuhkan minat dahulu kepada lawan bicara ketika mulai berkomunikasi. Biasanya minat berkaitan erat dengan kepentingan pribadi/golongan, baiknya gunakan kalimat pembuka yang mengindikasikan keuntungan/kelebihan lawan bicara

3.Bangun keakraban di awal interaksi dengan menyamakan postur tubuh, nada & volume suara, dan topik pembicaraan.

4.Sampaikan pesan dengan jelas dan spesifik. Hal tersebut untuk meminimalisasi kesalahpahaman dalam menerima pesan

5.Jadilah pendengar yang baik bagi rekan Anda. Pepatah mengatakan bahwa pembicara yang baik adalah mereka yang mampu membuat lawan bicaranya terusdan nyaman berbicara.

6.Hargai lawan bicara dan sampaikan kritik dengan sebaik baiknya dalam suasana yang tepat.

7.Apabila terjadi konflik, segera cari mediator yang tepat untuk mengembalikan kenyamanan dalam berkomunikasi.     

Labels: , , ,

Thursday, May 19, 2011

Free Ebook You Can Win

Judul : 8 Kiat Menjadi Pemenang (You Can Win)
Pengarang : Shiv Khera
Bahasa : Indonesia
Jumlah halaman : 222
Format : WinDjView(download)
File size : 2.35 MB





Pemenang Tidak Melakukan Hal-Hal Berbeda. Mereka Melakukan Hal-Hal Biasa Dengan Cara Berbeda.
--Shiv Khera--



Buku Ebook Kiat Menjadi Pemenang yang ditulis oleh Shiv Khera (seorang penulis buku dan konsultan bisnis sukses keturunan  India) merupakan ebook yang mudah dan enak dibaca, praktis, dengan pendekatan yang masuk akal yang akan memperkenalkan anda pada kebijaksanaan lampau hingga ke cara berpikir kontemporer. Buku Ebook 8 Kiat Menjadi Pemenang akan menolong anda untuk menyingkirkan kebingungan dalam cara hidup sehari-hari dan memperjelas nilai-nilai. Ebook ini juga menolong anda untuk mengevaluasi kalau-kalau anda telah menjalani hidup dengan inspirasi (bermain untuk menang) atau keputus-asaan (bermain untuk tidak kalah). Ebook 8 Kiat Menjadi Pemenang juga mengubah cara berpikir positif menjadi sikap, ambisi, dan tindakan.

Ebook ini akan menolong anda untuk:

  1.     Memiliki keyakinan diri dengan menguasai tujuh langkah berpikir positif.
  2.     Meraih keberhasilan dengan mengubah kelemahan menjadi kekuatan.
  3.     Memperoleh kredibilitas dengan melakukan hal-hal yang tepat untuk alasan yang tepat.
  4.     Memikul tanggung jawab dengan mengendalikan hal-hal disekitar daripada membiarkan hal-hal    disekitar itu mengendalikannya.
  5.     Membangun Kepercayaan orang lain terhadapnya dengan mengembangkan rasa saling menghargai dengan orang-orang disekitarnya.
  6.     Menyelesaikan lebih banyak pekerjaan dengan menyingkirkan hambatan-hambatan sehingga menjadi efektif.

Daftar Isi Buku Ebook 8 Kiat Menjadi Pemenang (You Can Win):

  1.     Pentingnya Sikap: Membangun sikap positif
  2.     Kesuksesan: Strategy untuk menang
  3.     Motivasi: Memotivasi diri sendiri dan orang lain setiap hari
  4.     Harga Diri: Membangun harga diri dan citra diri positif
  5.     Kemampuan Berhubungan Dengan Orang Lain: Membangun Kepribadian yang meyenangkan
  6.     Pikiran Bawah Sadar Dan Kebiasaan: Membentuk kebiasaan dan karakter positif
  7.     Menetapkan Tujuan: Menetapkan dan meraih tujuan anda
  8.     Nilai dan Visi: Melakukan hal yang benar dengan alasan yang benar
DOWNLOAD

Labels: ,

Saturday, May 7, 2011

Ebook Gratis Unlimited Wealth karya Bong Chandra

Judul : Unlimited Wealth: 17 Hari Menuju Kebebasan Financial
Pengarang : Bong Chandra
Bahasa : Indonesia
Format : pdf


Ebook ini adalah ringkasan dari Inti Buku Unlimited Walth : 17 Hari Menuju Kebebasan Financial yang ditulis oleh Bong Chandra, seorang Motivator termuda di Asia dan juga penulis Ebook Buku The Science of Luck (terbit tanggal 14 mei 2011).

Sama seperti buku Unlimited Wealth Full Version, dalam Ebook ringkasan Unlimited Wealth ini kita juga akan belajar cara melatih Mindset dan ketrampilan yang dibutuhkan untuk menjadi kaya. Berikut ini adalah beberapa bagian dari isi ringkasan Ebook Unlimited Wealth :


Berpikir untuk diri sendiri adalah awal kemiskinan

Untuk sukses, Anda harus membantu orang lain sukses. Bantulah orang lain dengan memberi solusi. Contoh:  Dalam setiap seminarnya yang dihadiri ribuan orang, Bong Chandra menawarkan stand gratis untuk marketing dari Agung Podomoro. Mereka dapat memamerkan properti yang dijual. Hal ini berlangsung terus menerus, dan dalam suatu seminar besar – Bong Chandra mengundang Direktur Pemasaran Agung Podomoro untuk ikut menjadi pembicara. Karena sudah banyak dibantu, sang Direktur Pemasaran bersedia membantu. Nama beliau dipromosikan, dan otomatis nilai seminar tersebut menjadi semakin meningkat.

Jika Anda pernah mendengar istilah “Take and Give”, orang sukses selalu mulai dengan Give, Give and Give. Anda bisa Give dalam bentuk waktu, pikiran, ide dsb. Bisnis yang sukses adalah bisnis yang membantu orang lain sukses. Giving is Rich. Bantulah orang lain melalui talenta Anda.

Acara reality show seperti Indonesian Idol dan The Apprentice bisa menjadi sukses, karena acara ini “menjual mimpi”. Orang yang tadinya “nothing” bisa menjadi “something” atau bahkan “Hero”.

Labels: , , ,

Friday, April 22, 2011

Free Download 13 Wasiat Terlarang Audio Book by Ippho Santosa

"Imajinasi Lebih Penting Daripada Ilmu Pengetahuan"
---Albert Einstein---
Ilmuwan Terbesar Dalam Abad 21

"Otak Kanan Lebih Penting Daripada Otak Kiri"
---Ippho Santosa---
Pakar Otak Kanan




Imajinasi = otak kanan, Ilmu Pengetahuan = otak kiri. Berdasarkan nasehat kedua ahli diatas, otak kanan/imajinasi ternyata lebih penting daripada otak kiri/ilmu pengetahuan. Padahal selama ini kita selalu belajar dan diajar oleh guru sekolah/les kita dengan menggunakan dominan otak kiri daripada otak kanan, mulai saat kita masuk sd (untungnya tk masih belum) sampai lanjut kuliah ke perguruan tinggi. Maka sekarang sudah saatnya bagi kita untuk berubah dan lebih menaruh perhatian pada pekembangan otak kanan kita sendiri. Lalu caranya? dengarkan saja CD ini.

CD ini merupakan bonus dari pembelian Ebook Buku 13 Wasiat Terlarang karya Ippho Santosa, seorang pakar otak kanan dan penulis beberapa buku best seller (10 Jurus Terlarang, 7 Keajaiban Rezeki, Muhammad Sebagai Pedagang, Marketing Is Bullshit dan Percepatan Rezeki dalam 40 Hari Dengan Otak Kanan). CD ini diikutsertakan sebagai bonus dari Ebook Buku 13 Wasiat Terlarang tentu bukan tanpa alasan. CD ini diikutsertakan sebagai bonus untuk membantu kita dalam mengasah otak kanan yang kita miliki sehingga dapat berfungsi menjadi lebih baik. Dalam CD ini, selain melakukan Relaksasi Otak Kanan, kita juga akan mendengarkan beberapa lagu otak kanan yang dinyanyikan sendiri oleh Ippho Santosa, dengan judul lagu : Sang Pemenang, Marketing With Love, Indahnya Kebersamaan, dan Hanya Untuk-mu.


Free Download Right CD (Bonus Ebook Buku 13 Wasiat Terlarang) Gratis, download:

Labels: , ,

Wednesday, November 17, 2010

Mbah Maridjan, Dibalik 'Kearifan Lokalnya' (bag 2)

Jika seorang muslim mengetahui sedikit saja ilmu agama dengan pemahaman yang benar insya Allah dia tidak akan salah menilai sosok seorang mbah maridjan. Tapi jauhnya mereka dari ilmu agama yang benar sehingga mereka diselimuti kebodohan yang sangat. Pengetahuan seseorang tentang mbah maridjan, bahwasannya mbah maridjan disamping beribadah kepada Allah dengan sholat, puasa baca Al Qur’an dan yang lainnya tetapi disisi lain mbah maridjan juga beribadah kepada selain Allah, bertaqarub (mendekatkan) diri kepada selain Allah dengan berbagai macam ibadah, diantaranya menyediakan sesajen kepada para penunggu dan penguasa yang mbah maridjan yakini sebagai para penunggu dan penguasa gunung merapi. Jelas ini perbuatan syirik dan kekufuran, bermula pada kesyrikkan dalam Rububiyah Allah dan berimbas pada perbuatan syirik dalam Uluhiyyah Allah.

Islam adalah agama tauhid, yang memerintahkan kita untuk beribadah kepada Allah semata dan melarang kita beribadah kepada selain Allah, kepada gunungkah, jinkah atau selain mereka. Bahkan tauhid adalah inti agama dan dakwahnya para Rasul.

Allah Ta’ala Berfirman :
وَمَا خَلَقْتُ الْجِنَّ وَالإِنسَ إِلَّا لِيَعْبُدُونِ
Artinya : ” Dan tidaklah aku menciptakan Jin dan Manusia kecuali hanya untuk beribadah kepadaku” (QS. Adz-Dzariyat : 56)

Berkata Ibnu Abbas Radhiyallohu ‘anhu : “Setiap apa yang terdapat didalam Al -Qur’an dari ibadah, bermakna tauhid” ( Tafsir Al Baghowi, dinukil dari Syarh Qawaidul Arba’ Syaikh Khalid Ar Radadi)

وَاعْبُدُوا اللهَ وَلا تُشْرِكُوا بِهِ شَيْئًا
Artinya : “Sembahlah Allah dan janganlah kamu mempersekutukan sesuatu apapun dengan-Nya”. (QS. An-Nisaa : 36)

إِيَّاكَ نَعْبُدُ وَإِيَّاكَ نَسْتَعِينُ
Artinya : “Hanya kepada engkaulah kami menyembah dan memohon pertolongan” (Qs. Al Fatiha : 5 )

وَلَقَدْ بَعَثْنَا فِي كُلِّ أُمَّةٍ رَسُولًا أَنِ اُعْبُدُوا اللهَ وَاجْتَنِبُوا الطَّاغُوتَ
” Dan sunnguh, Kami telah mengutus seorang Rasul untuk setiap ummat (untuk mendakwahkan) sembahlah Allah dan jauhilah thagut “ ( Qs. An Nahal : 36 )

Berkata Asy Syaikh ‘Al ‘Alaamah Shaleh Al Fauzan Hafidzahullah : ” Faedah yang dapat diambil dalam ayat ini bahwasannya hikmah dari diutusnya para Rasul adalah dakwah kepada tauhid dan melarang dari perbuatan syirik “ ( Al Mulakhos fi Syarhi Kitab At Tauhid : 11 )

Ini diantara ayat-ayat yang memerintahkan kita untuk beribadah kepada Allah semata dan melarang untuk beibadah kepada selain Allah. Maka jika seorang mencampur ibadahnya dengan perbuatan syirik (menyekutukan Allah) dengan kesyirikan yang besar atau dengan tanpa tauhid maka sia-sialah amalannya.

Berkata Syaikhul Islam Muhammad Bin Abdul Wahhab An Najdi Rahimahullah :” Ketahuilah Ibadah tidaklah dinamakan sebagai sebuah ibadah kecuali jika disertai dengan tauhid (orangya hanya beribadah kepada Allah semata -pen) sebagaimana tidak dikatakan sholat kecuali dalam keadaan thaharah (suci). Apabila syirik masuk kedalam ibadah akan membatalkan ibadah sebagaimana hadast apabila masuk kedalam thaharah “ (Qawaidul Arba’)

Berkata Asy Syaikh Shalih Alu Syaikh hafidzahullah : “ Apabila kamu telah mengetahui ini bahwasannya ibadah tidak diterima kecuali dengan mentauhidkan Allah (beribadah hanya kepada Allah semata -pen) demikian juga sholat tidak diterima kecuali dalam keadaan thaharah (suci), dikarenakan tauhid (beribadah hanya kepada Allah semata -pen) syarat diterimanya ibadah, yaitu ikhlas dan thaharah (suci) syarat dari sahnya shalat, dimana tidak sah shalat kecuali apabila dia dalam keadaan thaharah (suci), begitu juga tidak sah ibadah seseorang kecuali apabila dia seorang yang mentauhidkan Allah. Walau seandainya jidadnya ada bekas sujud, puasa disiang hari dan shalat dimalam hari. Dikarenakan syarat diterimanya itu semua adalah dilakukan oleh seorang Muwwahid (orang yang hanya beribadah kepada Allah semata) yang ikhlas.

Sumber:http://www.kaskus.us/showthread.php?t=5845773

Labels:

Mbah Maridjan, Dibalik 'Kearifan Lokalnya'

Selain meletusnya gunung merapi kematian mbah maridjan juga menjadi obrolan berbagai lapisan masyarakat akhir-akhir ini, dikarenakan keterkenalan tokoh yang satu ini sebagai “kuncen” gunung merapi disamping mbah maridjan meninggal menjadi korban meletusnya gunung merapi. Apalagi konon meninggalnya dalam keadaan sujud. Tak sedikit orang yang memujinya karena mati dalam keadaan sujud, atau karena keberaniannya dan pujian-pujian lainnya. Dan hampir tidak ada komentar yang tak senada dengan komentar – komentar diatas. Lalu bagaimanakah seorang muslim yang terbimbing dengan agama yang haq (benar) ba’da taufiqillah (setelah hidayah taufiq Allah) menilai sosok mbah maridjan. Insya Allah penjelasan sederhana dibawah ini menjadi penjelas bagi kita bagaimana kita menilai seorang mbah maridjan.

Pertama : Mbah Maridjan dan tugasnya sebagai seorang “kuncen/juru kunci” gunung merapi

Seharusnya seorang itu jeli dalam setiap permasalahan apalagi yang menyangkut permaslahan dien nya (agamanya)…!!! Cukup dengan mengetahui bahwasannya mbah maridjan sebagai seorang “kuncen” gunung merapi maka seharusnya seseorang sudah bisa menilai sosok mbah maridjan dengan benar dan menahan diri mereka untuk memuji mba maridjan dan mengagguminya. Kuncen…?? apa maksudnya ini, kalau tidak dibalik semua ini ada keyakinan-keyakinan sesat. Juru kunci gunung merapi…???!!!, ada apa dibalik semua itu…??? Kalau tidak keyakinan syirik…!!!. Itulah yang diyakini mbah maridjan, mbah maridjan menyakini bahwa gunung merapi mempunyai penunggunya, yang menguasainya, yang bisa menimpakan bahaya untuk masyarakat sekitar, sehingga berimbas dari keyakinan itu mbah maridjan melakukan taqarub (mendekatkan diri) dengan memberi sesajen dan yang lainnya supaya penunggu dan penguasa gunung merapi itu tidak marah dan menimpakan bahaya kepada masyarakat sekitar. Adakah perbuatan syirik (menyekutukkan Allah) yang lebih jelas dari ini…???!!!. Mbah maridjan melakukan ritual tolak bala dengan membuang berbagai macam barang karaton dari mulai keris dan lainya yang dikenal dengan labuhan merapi. Begitu juga melakukan ritual tapa bisu dan lain-lain.

Berkata Asy Syaikh Shalih Al –Fauzan Hafidzahullah : ” Syirik adalah menjadikan sekutu (atau tandingan) bagi Allah didalam Rububiyah Nya (penciptaan, pengaturan, memberi manfaat dan mudharat/bahaya) dan didalam Uluhiyah Nya (dalam beribadah kepada Allah)” ( Aqidah Tauhid Syaikh Shalih Al –Fauzan: 18 )

Berkata Imam Syaukani Rahimahullah : ” Bahkan syirik adalah dengan menujukan untuk selain Allah sesuatu yang merupakan kekhususan bagi Nya “ (Daurun Nadid Fi Kalimatil Ikhlas : 18 ) Termasuk kekhususan Allah adalah Rububiyah Nya, Allahlah satu satu-satunya yang mencipta, mengatur alam semesta ini, memberi rezeki, memberi manfaat dan mudharat (bahaya) dan yang lainnya. Dan mbah maridjan telah membuat tandinggan bagi Allah didalam Rububiyah Nya ketika mbah maridjan menyakini ada selain Allah yang memberi manfaat dan mudharat, yaitu penunggu gunung merapi.!!!

Allah Subhaanahu Wata’ala berfirman :
الْحَمْدُ لِلَّهِ رَبِّ الْعَالَمِينَ
Artinya: “Segala puji bagi Allah Rabb semesta Alam” (QS. Al-Fatihah : 2)
اللهُ خَالِقُ كُلِّ شَيْءٍ

Artinya : “Allah pencipta segala sesuatu “ (QS. Az-Zumar : 62)
قُلْ مَنْ يَرْزُقُكُمْ مِنَ السَّمَاءِ وَالأَرْضِ أَمَّنْ يَمْلِكُ السَّمْعَ وَالأَبْصَارَ وَمَنْ يُخْرِجُ الْحَيَّ مِنَ المَيِّتِ وَيُخْرِجُ المَيِّتَ مِنَ الْحَيِّ وَمَنْ يُدَبِّرُ الأَمْرَ فَسَيَقُولُونَ اللهُ فَقُلْ أَفَلا تَتَّقُونَ
Artinya : “ Katakanlah: ” Siapakah yang melimpahkan rezeki kepada kalian dari langit dan bumi, atau siapakah yang Kuasa (menciptakan) pendengaran dan penglihatan, dan siapakah yang mengeluarkan yang hidup dari yang mati dan mengeluarkan yang mati dari yang hidup dan siapakah yang mengatur segala urusan?” Maka mereka akan menjawab: “Allah”. Maka Katakanlah “Mengapa kamu tidak bertakwa kepada-Nya)?” (QS. Yunus : 31)

وَإِنْ يَمْسَسْكَ اللهُ بِضُرٍّ فَلا كَاشِفَ لَهُ إلا هُوَ وَإِنْ يُرِدْكَ بِخَيْرٍ فَلا رَادَّ لِفَضْلِهِ
Artinya : ” Dan jika Allah menimpakan sesuatu kemudharatan (bahaya) kepadamu, maka tidak ada yang dapat menghilangkannya kecuali Dia. Dan jika Allah menghendaki kebaikan bagi kamu maka tak ada yang dapat menolak karuniaNya. “ (QS. Yunus : 107)

وَإِنْ يَمْسَسْكَ اللهُ بِضُرٍّ فَلا كَاشِفَ لَهُ إِلَّا هُوَ وَإِنْ يَمْسَسْكَ بِخَيْرٍ فَهُوَ عَلَى كُلِّ شَيْءٍ قَدِيرٌ
Artinya : ” Dan jika Allah menimpakan sesuatu kemudharatan kepadamu, maka tidak ada yang dapat menghilangkannya kecuali Dia. Dan jika Dia mendatangkan kebaikkan kepada mu, maka Dia Maha kuasa atas tiap-tiap sesuatu ” ( Qs. Al – An’am : 18 )

Allah Subhaanahu Wata’ala berfirman :
أَيُشْرِكُونَ مَا لاَ يَخْلُقُ شَيْئًا وَهُمْ يُخْلَقُونَ وَلاَ يَسْتَطِيعُونَ لَهُمْ نَصْرًا وَلاَ أَنفُسَهُمْ يَنصُرُونَ
“ Mengapa mereka mempersekutukan (Allah dengan) sesuatu (berhala) yang tidak dapat menciptakan sesuatu apapun? Padahal (berhala) itu sendiri diciptakan. Dan (berhala) itu tidak dapat memberikan pertolongan kepada penyembahnya dan kepada dirinya sendiripun mereka tidak dapat memberikan pertolongan “. (Qs. Al ‘Araaf : 191-192)

Berkata Asy Syaikh Al Allamah Abdul Aziz Bin Baaz Rahimahullah : “ Dan ini adalah sifat sesembahan yang tidak berhak disembah. Dan ini pertanyaan dalam rangka celaan (bagi orang yang beribadah kepada selain Allah –penj) mereka menyembah kepada yang tidak bisa menciptakan walaupun hanya seekor semut bahkan mereka (sesembahan) itu diciptakan, bagaimana mereka bisa memberikan manfaat terhadap selain mereka, baik sesembahan itu berupa batu yang tidak berakal atau makhluk hidup yang tidak dapat mendengar (orang yang menyerunya –penj) atau orang mati yang tidak bisa mengabulkan seruan mereka, didalam ayat ini terkandung sifat sesembahan yang disembah selain Allah, yaitu empat hal :
1. Bahwasanya mereka tidak dapat menciptakan sesuatu
2. Bahwasanya mereka makhluk yang diciptakan
3. Bahwasanya mereka tidak dapat menolong orang-orang yang menyembahnya
4. Bahwasanya mereka tidak dapat memberikan pertolongan untuk diri mereka sendiri “ ( Syarhu Kitabit Tauhid Asy Syaikh Abdul Aziz Bin Baaz : 98 )
Disamping itu mbah maridjan mengaku – ngaku mendapat wangsit kapan meletus atau tidaknya gunung merapi dari penunggu gunung merapi atau dari mbah merapi ???!!!, atau pengakuan dia memastikkan gunung berapi tidak akan meletus dan yang lainnya…??!!.

Allah Subhaanahu Wata’ala berfirman :
إِنَّهُمُ اتَّخَذُوا الشَّيَاطِينَ أَوْلِيَاءَ مِنْ دُونِ اللهِ وَيَحْسَبُونَ أَنَّهُمْ مُهْتَدُونَ
” Sesungguhnya mereka menjadikan syaithan – syaithan sebagai wali (pelindung mereka) selain Allah, dan mereka mengira mereka mendapat petunjuk ” ( Qs. Al’Araaf : 30 )

Akhirnya tidak sedikit yang menjadi korban dari meletusnya gunung merapi, termasuk orang yang katanya mendapat wangsit itu (mbah maridjan sendiri) dan orang yang mengikutinya.

Allah Subhaanahu Wata’ala berfirman :
قُلْ لا يَعْلَمُ مَنْ فِي السَّمَوَاتِ وَالأَرْضِ الْغَيْبَ إِلَّا اللهُ
“ Katakanlah wahai (Muhammad) tidak ada sesuatu pun di langit dan di bumi yang mengetahui perkara yang ghaib kecuali Allah “ (Qs. An-Naml :65)

Berkata Asy Syaikh Al Allamah Abdurrahman As-sa’di Rahimahullah : “ Allah mengikrarkan bahwa Dia sematalah yang mengetahui perkara yang ghaib di langit dan di bumi sebagaimana Allah Ta’ala berfirman : “ Pada sisi Allah lah kunci-kunci semua perkara yang ghaib, tidak ada yang mengetahui perkara yang ghoib kecuali Dia sendiri dan Dia mengetahui apa yang ada di daratan dan dilautan dan tidak sehelai daun pun yang gugur melainkan Dia mengetahuinya pula dan tidak jatuh sebutir bijipun di kegelapan bumi dan tidak sesuatu yang basah atau yang kering melainkan tertulis dalam kitab yang nyata.
Dan Allah Ta’ala berfirman “ Sesungguhnya hanya disisi Allah ilmu tentang hari kiamat dan Dia menurunkan hujan dan mengetahui apa yang ada di dalam rahim…” sampai akhir surat. Perkara ghaib dan yang semisalnya merupakan kekhususan bagi Allah dalam pengilmuanNya, tidak ada yang mengetahuinya baik itu malaikat yang terdekat atau nabi yang diutus.” (Taisirul Karimir Rahman Syaikh Abdurrahman As-Sa’di dalam ayat ini)

Sumber : http://www.kaskus.us/showthread.php?t=5845773

Labels:

Saturday, November 6, 2010

3 Pertanyaan Tentang Allah (100% Lucu, Gan)

Seorang pemuda yang lama besekolah di Amerika baru saja kembali ke kampung halaman. Puas melepas rindu dengan segenap anggota keluarga, kemudian ia meminta orang tuanya untuk mencarikan seorang guru agama, atau siapa saja yang berani menerima tantangannya untuk menjawab 3 pertanyaan tentang Tuhan. Meski berat hati, akhirnya orang tua pemuda itu terpaksa meminta kesediaan seorang santri yang jauh lebih muda dari anaknya untuk memenuhi tantangan itu.

Singkat cerita, maka pada waktu yang ditentukan, bertemulah dua orang muda ini di kediaman si pemuda sekolahan.

“Anda siapa? Tanya si pemuda menyelidik. “Yakinkah sanggup menjawab pertanyaan saya?”
“Saya hanya seorang hamba Allah dan dengan izin-Nya akan berusaha menjawab pertanyaan saudara.” Jawab sang santri khidmat.
“Anda yakin? Sebab Professor dan banyak orang pintar saja tidak mampu menjawab pertanyaan saya.” katanya serius.
“Saya akan mencoba semampunya,” jawab santri itu tetap khidmat.
“Okay, kalau begitu.” Si pemuda sekolahan memulai. “Saya punya 3 pertanyaan. Pertama: Jika memang Tuhan itu ada, harap tunjukkan wujudnya pada saya. Kedua: Apa yang sesungguhnya dimaksud dengan takdir? Ketiga: Jika syaitan diciptakan dari api, kenapa mereka dimasukkan ke dalam neraka yang juga terbuat dari api? Dengan demikian tentu saja api neraka tidak akan menyakitkan sebab mereka terbuat dari unsur yang sama. Apakah Tuhan tidak berfikir sampai sejauh itu?”

Hening sejenak. Namun beberapa detik kemudian, tanpa diduga tiba-tiba saja sang santri menempeleng pipi si pemuda dengan keras. Sangat terperanjat dan sambil menahan sakit pemuda itu bertanya gusar. “Kenapa anda marah kepada saya?” Masih tetap khidmat, sang santri menjawab, “Demi Allah, saya tidak marah. Tamparan itu adalah jawaban saya untuk 3 pertanyaan saudara.” katanya tenang.
“Saya tidak mengerti, sungguh tidak mengerti!” kata pemuda itu penuh keheranan. Tapi segera disusul oleh sang santri dengan pertanyaan, “Bagaimana rasanya tamparan saya tadi?”
“Tentu saja sakit!” Jawab si pemuda kesal. Sang santri bertanya lagi ”Jadi, saudara percaya bahwa sakit itu ada?” Pemuda itu mengangguk tanda mengiyakan. “Coba tolong tunjukkan pada saya wujud sakit itu” pinta sang santri.
“Tidak bisa!” jawap si pemuda cepat.
“Itu adalah jawaban untuk pertanyaan pertama. Kita dapat merasakan keberadaan Tuhan tanpa kuasa untuk melihat wujudnya.” Lalu ia bertanya lagi, “Apakah tadi malam saudara bermimpi hari ini akan mendapat tamparan di pipi?” “
Tidak!” jawab si pemuda.
“Apakah sebelum ini pernah terfikir oleh saudara bahwa tamparan hari ini datangnya dari sayai?”
“Tidak!” jawab pemuda itu lagi.
“Itulah yang disebut Takdir. Jawaban untuk pertanyaan kedua. Kita tidak pernah tahu apa yang akan terjadi terhadap diri kita sendiri. Namun atas kehendak Tuhan segala sesuatu dapat terjadi pada kita tanpa sedikitpun kuasa kita untuk menolaknya.” jelas sang santri.
Lalu ia bertanya lagi, “Saudara tahu, terbuat dari apa tangan yang saya gunakan untuk menampar saudara tadi?”
“Tentu saja dari tulang, daging,dan kulit.” Jawab si pemuda.
“Pipi anda diperbuat dari apa?”
“Tulang, daging, dan kulit.“
“Bagaimana rasanya tamparan saya tadi?”
“Bukankah sudah saya jawab, Sakit!”
“Itu menjawab pertanyaan saudara yang ketiga. Artinya, walaupun syaitan terbuat dari api dan neraka juga terbuat dari api, namun jika Tuhan berkehendak maka neraka akan menjadi tempat yang menyakitkan bagi syaitan. Percayalah!” Jelas sang santri sambil tersenyum - masih tetap khidmat.

Labels:

Sunday, December 27, 2009

Koleksi Buku Manajemen & Motivasi

Tak terasa penghujung akhir tahun 2009 tinggal beberapa hari lagi. Yang tentunya waktu kita hidup di dunia telah berkurang. Seiring dengan bertambahnya kedewasaan kita, manajemen akan waktu sudah seharusnya kita manfaatkan dengan sebaik-baiknya.  Pada postingan kali ini saya share beberapa ebook untuk lebih memperkaya khasanah pengetahuan kita.

Link Download :
Bussiness School by Robert Kiyosaki (Indonesian version)
Mega Selling - David Cowper (Indonesia)
Boosting Field Marketing Performance - Hermawan Kartajaya
The Art of War Sun Tzu (Seni Perang Sun Tzu)
Hermawan Kartajaya on Process-Seri 9 Element Marketing

Labels: , , , ,

Thursday, November 26, 2009

Memahami Urgensi Berhaji

Melakukan ibadah haji merupakan bentuk penyempurnaan ibadah umat Islam dalam rukun Islam yang kelima. Pemahaman definisi haji pun beragam di kalangan umat Islam. Makna yang pertama jelas, yakni semata-mata untuk mencari ridlo Allah. Namun terkadang ada makna bias lain yang sering disalahtafsirkan oleh sebagian besar jemaah. Ada yang berhaji karena mempunyai niat riya', ada yang ingin mencuri batu ataupun pasir di tanah suci yang dianggap sakral(syirik), ada yang bertujuan untuk menghalalkan harta haramnya (persepsi koruptor) dan banyak juga yang berhaji karena nafsu untuk berwisata (hobi).

Terkadang orang menjadi jauh dari tujuan haji itu sendiri. Dikala hati sudah tertutupi oleh nafsu, nilai-nilai sakral haji pun menjadi bias dimatanya. Orang melakukan ibadah haji berulang kali, namun sepulang dari Makkah, tak ada refleksi haji dalam perilakunya sehari-hari. Yang kikir tetap pelit, yang kaya semakin sombong, yang tua semakin gila akan respek. Alumninya pun semakin bangga dalam meng'cluster'kan dirinya dalam bentuk perkumpulan pengajian khusus haji yang seolah ingin menunjukkan eksistensi strata tertentu.

Padahal, sepanjang sejarah kenabian Rasulullah SAW, Beliau berhaji hanya sekali. Sebenarnya, Rasulullah memiliki banyak kesempatan untuk berhaji berulangkali, namun ada makna khusus dibalik itu semua. Rasulullah lebih memprioritaskan ibadah sosial (muta'addiyah) dibanding ibadah sunnah individual(qashirah).

Prioritas Nabi

Sesudah hijrah dan menetap di Madinah, ada 3 hal yang dilakukan Nabi SAW.Pertama, jihad fi sabilillah. Saat masih di Makkah, nabi SAW belum diwajibkan berjihad untuk melawan orang-orang yang meneror dan menzalimi beliau. Bahkan hijrah itu sendiri akibat tingginya intensitas teror terhadap beliau. Baru setelah di Madinah, beliau diwajibkan untuk melawan teror-teror itu, maka terjadilah perang yang banyak menghabiskan biaya.

Kedua, menyantuni anak yatim. Akibat peperangan, banyak janda dan anak yatim yang terlantar ditinggal mati para syuhada. Nabi lebih memprioritaskan menyantuni janda dan anak yatim dibanding berhaji. Bahkan Nabi SAW menegaskan,"Menyantuni janda dan orang miskin (pahalanya) seperti berjihad fi sabilillah atau seperti yang berpuasa di siang hari dan beribadah di malam hari ".(HR Bukhari & Muslim). Hal ini sangat kontras sekali dengan akhlaq pejabat negara yang lebih suka 'menyantuni' lady escort daripada santunan untuk janda miskin.

Ketiga, mahasiswa Suffah.Setelah menetap di Madinah, banyak mahasiswa yang belajar langsung dari nabi SAW. Al Shuffah merupakan perguruan tinggi pertama dalam Islam. Jumlah mahasiswa Shuffah sangat banyak dan fluktuatif, rata-rata 400 orang. Mereka tidak punya apa-apa dan tinggal di masjid Nabawi dengan santunan dari Nabi SAW dan para sahabat.

Paradoks sekali, bila melihat senyum sumringah jemaah haji kita saat ini. Sama sekali tak ada 'bekas' hajinya dalam kehidupannya sehari-hari. Yang lebih parah, banyak yang merasa ibadahnya telah final sehabis haji, sehingga mudah menyepelekan sholatnya. Padahal, yang membedakan kaum muslim dan kafir adalah sholatnya. Meskipun dia melaksanakan haji dan kurban tiap tahunnya, ataupun keturunan Walisongo, tetap haram mensholatkan jenazahnya bila di hari-hari terakhir menjelang ajalnya dia melalaikan sholatnya(karena malas/merasa tidak perlu lagi). Dan suami/istrinya sama seperti pezina bila bersedia menidurinya. Naudzubillahi min dzalik.

Seandainya kaum muslimin di Indonesia memakai perspektif nabi SAW, tentunya bangsa ini bisa menjadi bangsa yang jauh lebih unggul dan makmur dibanding Malaysia. Dana haji yang dihamburkan para pemuja nafsu untuk 'wisata' ke Makkah tentunya akan lebih bermanfaat untuk ibadah sosial, karena kewajiban haji hanya sekali, bukan suatu ritual rutinitas yang dilakukan tiap tahun.

Labels:

Tuesday, September 22, 2009

Memaknai Lebaran dengan Saling Berbagi

Euforia lebaran menjalar ke berbagai belahan dunia. Segenap keluarga beramai-ramai merayakan lebaran dengan caranya masing-masing. Ada yang siluturahmi ke rumah sanak saudara, ada yang sibuk memamerkan baju baru kepada khalayak, dan masih banyak juga yang memaknai lebaran sebagai momentum untuk memuaskan hawa nafsu yang 'terkekang' selama puasa.


Perputaran uangpun begitu cepat mengalir ke berbagai pusat perbelanjaan seperti mall, arena permainan, ataupun obyek wisata. Harga-hargapun sedemikian menggila mengikuti laju inflasi musiman akibat derasnya arus permintaan. Apakah memang demikian makna lebaran bagi sebagian besar bangsa Indonesia ? Dalam agama Islam seringkali kita diingatkan untuk selalu berbagi dengan sesama, mengikat tali silaturahmi dengan sesama, dan Rasulullah sangat membenci orang yang suka berlebih-lebihan.

Pernahkah kita berpikir bahwa masih banyak saudara-saudara kita yang masih mengais-ngais sisa-sisa makanan di tong sampah karena himpitan ekonomi. Pernahkah kita juga sekali-kali mengambil sudut pandang sebagai seorang anak yatim piatu di Palestina ataupun Irak yang  bekerja untuk mencari makan dibawah desingan suara roket, dalam setiap tidur selalu terjaga oleh suara sirine patroli yang memecah keheningan malam?Tentunya kita tak akan siap dengan kondisi seperti itu. Bila situasi semacam itu menimpa bangsa Indonesia, tentunya akan lebih banyak orang yang depresi dan bunuh diri akibat lemahnya iman dalam diri mereka,  lha wong gagal  pasca pemilihan anggota legislatif saja rumah sakit jiwa banyak yang menolak pasien akibat caleg yang depresi sudah melebihi kuota.

Maka sudah semestinya kita menahan segala nafsu duniawi kita, dan mulailah kita untuk belajar berbagi dengan sesama, bukannya membagi-bagikan rezeki kita untuk kantong-kantong para pengusaha mall. Dan marilah kita sama-sama menyadari, bahwa harta di dunia ini sifatnya sementara, hanya titipan yang nantinya akan dimintai pertanggungjawabannya.

Labels:

Friday, August 14, 2009

Pensiun Muda Pensiun Kaya ala Kiyosaki


seri pencerahan

Geliat pertumbuhan para enterpreneur muda di Indonesia akhir-akhir ini tampaknya tak lepas dari pengaruh peran buku-buku motivasi seperti Rich Dad Poor Dad karya Robert Kiyosaki. Setelah sukses besar dengan penjualan best seller Rich dad poor Dad, Kiyosaki kembali mengeluarkan serial Rich Dads nya seperti Cashflow Quadrant, Rich Dads: Guide to Investing, dan juga Retire Young Retire Rich.

Di buku Retire young Retire Rich ini, Robert Kiyosaki kembali menegaskan bagaimana menjadi kaya dengan berpindah dari kuadran rendah/menengah, ke kuadran yang lebih tinggi. Kuadran S dan kuadran E dianggap sebagai kuadran miskin, dan kuadran kaya berada pada level B dan I. Pada dasarnya, peralihan atau perpindahan kuadran merupakan perubahan realitas dari sesorang. Selain itu, Kiyosaki juga menekankan daya ungkit (leverage) sebagai kunci dari kuadran kaya.

Buku ini sangat inspiratif dan bagus untuk dijadikan referensi. Pandangan-pandangan dari Kiyosaki juga kerap dijadikan topik dalam seminar-seminar motivasi dan strategi marketing. Untuk mendownload versi bahasa indonesia, silakan klik disini

Labels: ,

Ebook 8 Habits of Highly Effective People by Stephen Covey


Setelah menuai kesuksesan lewat bukunya 7 Habits of Highly Effective People yang menjadi best seller di seluruh dunia, rupanya hal ini membuat Stephen R Covey menjadi semakin termotivasi untuk membuat sekuelnya yang berjudul The 8 Habit :From The Effectiveness To Greatness.

Pria kelahiran 24 Oktober 1932 di Salt Lake City, Utah ini merupakan kakek dari 49 cucu, 9 anak dari hasil pernikahannya dengan Sandra. Ia juga sempat mengajar di Brigham Young University, sebelum menerbitkan buku best sellernya. Ia juga memperoleh penghargaan Untuk Seorang Ayah dari National Fatherhood Initiative pada 2003.

Covey juga mendirikan "Pusat Kepemimpinan Covey" yang, pada 1997, bergabung dengan Franklin Quest untuk mendirikan Franklin Covey, sebuah perusahaan pelayanan profesional global. Mereka menawarkan pelatihan dan perangkat produktivitas bagi berbagai individu dan organisasi.

Buku The 8 Habit ini banyak digunakan sebagai bahan referensi dalam traning Leadership management. Versi bahasa Indonesianya pun juga sudah banyak beredar di berbagai toko maupun edisi ebook. Untuk mendownload ebook gratisnya silakan klik disini

Labels: , ,